Kekalahan telak itu tidak hanya menggagalkan ambisi Mutiara Hitam, tetapi juga mencoreng muka Persipura di depan ribuah pendukungnya. Lebih menyedihkan lagi, saat di kandang lawan, Persipura bisa mencetak 2 gol, justru di kandang sendiri tak satu pun gol dibuat Boaz Solossa dkk. Tak pelak kekalahan ini menjadi Pelatih Persipura Jacksen F Tiago terpukul. Perasaan malu dan kecewa berkecamuk di dada pelatih asal Brasil ini. "Saya sebagai pelatih mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pendukung Persipura. Namun, kemampuan kami sampai di sini," ucap Jacksen, dalam jumpa pers usai laga. "Semua ini di luar dugaan dan semoga kami bisa mengambil hikmah dari kekalahan ini. Banyak pelajaran yang kami dapat dari pertandingan ini. Semoga bisa diperbaiki di ISL," tambah pelatih asal Brasil itu. Jacksen menambahkan, timnya terbawa irama permainan lawan pada laga ini. Sehingga apa yang telah mereka siapkan pada saat latihan tak bisa berjalan. "Di babak kedua kami sempat mengubah strategi. Namun semua upaya kami tidak berbuah hasil. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya. JANGAN LEWATKAN:
- >>HIGHLIGHT: Digulung Al-Qadsia, Persipura Gagal ke Final
- >>REVIEW: Persipura Sementara Ditekuk Al-Qadsia
- >>Jae Hoon Akan Habis-habisan Kawal Gawang Persipura
- >>Sempat Unggul, Persipura Akhirnya Takluk dari Al Qadsia
- >>Hadapi Al Qadsia, Persipura Andalkan Kecepatan
Hadapi Al Qadsia, Persipura Andalkan Kecepatan