Barcelona menerima kekalahan perdananya di musim ini. Bertandang ke markas Ajax Amterdam, Amterdam Arena, pada matchday kelima Liga Champions, Blaugrana menyerah 1-2, Rabu (27/11) dini hari WIB. Ajax unggul dua gol di babak pertama melalui aksi Thuani Serero dan Danny Hossen. Namun, Ajax harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-48, setelah Joel Veltman diusir wasit akibat melanggar Neymar. Pelanggaran tersebut juga berbuah hadiah penalti bagi Barca. Xavi Hernandez berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Tetapi, Ajax mampu mepertahankan keunggulannya hingga laga usai. "Di babak pertama, kami tak bermain dengan sikap yang benar. Kami tak bermain seperti saat melawan Levante. Kami kehilangan identitas dan sudah kalah sejak babak pertama. Secara individu, para pemain kami tak sebaik Ajax," ungkap Martino dilansir situs resmi UEFA. "Kami kesulitan dalam merebt bola di babak pertama. Kami kekurangan ketepatan dan mobilitas. Kami mencoba menyerang di babak kedua. Ada perbedaan besar antara babak pertama dan kedua. Ajax mengetahui dengan baik bagaimana memanfaatkan kekuatan mereka meski bermain dengan sepuluh orang," ia menyambung. Kekalahan ini tidak berpengaruh apapun bagi posisi Barca di klasemen Grup H. El Barca tetap berada di pucuk dengan raihan 10 poin dan memastikan diri melangkah ke babak 16 besar. Sementara, tambahan tiga angka ini memperlebar peluang Ajax meraih tiket ke fase knock-out.
Ini Dia Penyebab Barca Telan Kekalahan Perdana
BolaSkor - Selasa, 26 November 2013
- #Frank De Boer
- #Ajax Amsterdam
- #Kekalahan Perdana Barcelona
- #Liga Champions
- #Grup H
- #Barcelona
- #Amsterdam Arena
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 14 September 2026
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Minggu, 13 September 2026
Hasil LaLiga: Bantai Levante, Barcelona Tak Terbendung
Sabtu, 12 September 2026
Hadapi Barcelona yang Tengah on Fire, Levante Tak Gentar
Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Jumat, 11 September 2026
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Jumat, 11 September 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
Jumat, 11 September 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Jumat, 11 September 2026
Cari Link Streaming Manchester United vs Sabah FK? Live Sebentar Lagi di Sini!
Kamis, 10 September 2026
Cetak 8 Gol di 5 Laga, Raphinha Terus Mengukir Rekor Baru dengan Barcelona
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026