memperpanjang rekor tak pernah menang di kandang dari Jerman sejak 1975 lalu. Bermain berbekal dukungan penuh publiknya yang memadati Stadion Wembley, Rabu (20/11) dinihari WIB, pasukan 'Tiga Singa' menyerah 1-0. Gol tunggal kemenangan Jerman dicetak oleh Per Mertesacker pada menit ke-39. Padahal, Inggris menguasai jalannya pertandingan dengan 55 persen penguasaan bola. Namun, Jerman unggul dalam hal efektifitas permainan. Hal itu terlihat dari percobaan tembakan ke arah gawang mereka sebanyak 12 kali. "Ini tentu saja adalah hasil yang sangat mengecewakan. Anda tentu saja tak ingin kalah di Wembley. Tetapi, kami tampil bagus melawan Jerman. Kami mendapat banyak pelajaran positif dari laga ini. Kami bermain bagus di babak pertama, tapi kami kurang beruntung karena kebobolan," ungkap Jagielka di situs resmi FA. "Pada babak kedua, kami berupaya keras menyamakan kedudukan. Mereka juga sering mengancam gawang kami melalui serangan balik. Rasanya sangat menyenangkan menjalani dua partai persahabatan pada periode ini, ketimbang kualifikasi Piala Dunia 2014," ia menambahkan. Dalam dua pertandingan uji coba melawan Chili dan Jerman, pelatih Roy Hodgson memainkan beberapa debutan seperti Adam Lallana, Fraser Forster, dan Jay Rodriguez. Jagielka pun menyambut positif kehadiran para pemain muda itu. "Saya rasa sangat penting bagi pelatih untuk memberikan kesempatan para pemain muda untuk bermain. Kami akan bertemu lagi pada Maret nanti. Para pemain itu tentu saja akan semakin berkembang," ia memungkasi. Inggris melangkah ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil sebagai jawara Grup H pada babak kualifikasi zona Eropa. Pasukan Saint George's Cross tak terkalahkan dari sepuluh partai pada fase ini.
"Inggris Kurang Hoki Lawan Jerman"
BolaSkor - Rabu, 20 November 2013
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statisik Meksiko vs Republik Ceko: Duel Beda Kepentingan
Rabu, 24 Juni 2026
Imbang Tanpa Gol Lawan Inggris, Pelatih Ghana Tuding Wasit VAR Ngopi
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Panama vs Kroasia: Saling Sikut demi Tiga Poin
Selasa, 23 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Pecah Telur, Selecao das Quinas Menang Telak
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Inggris vs Ghana: Waktunya Amankan Tiket Babak 32 Besar
Senin, 22 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dukun Ghana Bertindak, Kutuk Harry Kane
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026