Sejak menukangi Timnas U-19, Indra Sjafri memang setia dengan formasi tersebut. Formasi tersebut juga mengantarkan tim Garuda Jaya menjuarai Piala AFF U-19 tahun lalu di Indonesia. "Buat apa kita pakai formasi lain. 4-3-3 saja kita belum pandai," ujar Indra pasca memimpin latihan pagi di Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci Tangerang, Rabu (30/4). Indra menambahkan, dirinya tidak ingin timnya tidak fokus dalam menerapkan formasi. Dia juga tidak ingin menerapkan formasi yang menurutnya tidak sesuai dengan tim. "Selama ini orang kalau tidak sukses pakai 4-3-3 langsung pindah ke 4-4-2. Itu yang tidak boleh. Saya tidak ingin memakai baju orang lain untuk tim ini," tukasnya. Di lain sisi, Indra mengungkapkan, dalam memberi latihan, dirinya menjadikan evaluasi-evaluasi yang telah dilakukan sebagai patokan. Itu, menurutnya, berguna untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada di dalam tim. "Kita selalu ada evaluasi. Hasil evaluasi ini yang kita jadikan patokan menentukan sesi latihan apa yang harus dijalani," tandas Indra.
Indra Sjafri Fokus Matangkan Formasi 4-3-3
BolaSkor - Rabu, 30 April 2014
- #Dimas Drajat
- #Timnas U-19
- #Hansamu Yama
- #Indra Sjafri
- #Paulo Sitanggang
- #Indra Sjafri Fokus Matangkan Formasi 4-3-3
- #Muchlis Hadi Ning
- #Ilham Udin
- #Evan Dimas
- #Sukarno Andi Wijaya
- #Maldini Pali
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 16 Desember 2025
Timnas Indonesia U-22 Tak Penuhi Target, PSSI Pecat Indra Sjafri
Selasa, 16 Desember 2025
Klub Liga 4 Asal NTT, Bajak Laut FC Incar Evan Dimas
Senin, 15 Desember 2025
Harapan Evan Dimas Usai Digelarnya Festival Sepak Bola Rakyat di Labuan Bajo
Minggu, 14 Desember 2025
Indra Sjafri Menjawab Isu Keretakan di Ruang Ganti Timnas Indonesia U-22
Minggu, 14 Desember 2025
Bung Towel Sebut Zainudin Amali Bertanggung Jawab atas Gugurnya Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Minggu, 14 Desember 2025
SEA Games 2025: Terkait Keributan pada Laga Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar, Indra Sjafri Beri Penjelasan
Sabtu, 13 Desember 2025
Evan Dimas Hadir, Festival Sepak Bola Rakyat di Labuan Bajo Disambut Antusiasme Tinggi
Sabtu, 13 Desember 2025
Semangat Evan Dimas di Festival Sepak Bola Rakyat
Selasa, 09 Desember 2025
SEA Games 2025: Lolos atau Tidak ke Semifinal, Fokus Timnas Indonesia U-22 Hanya Kalahkan Myanmar
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026