"Pertandingan di Oman tentu kita jadikan bahan evaluasi. Termasuk terhadap bola-bola crossing. Selain antisipasi terhadap bola crossing, kita juga berupaya untuk meminimalisir peluang bola crossing," ungkap Indra Sjafri di Dubai, Minggu (13/4) sore. Dikatakan Indra, tim pelatih telah membuat catatan dan evaluasi. Termasuk bagaimana mengantisipasi persoalan psikis para pemain yang masih butuh adaptasi di babak pertama. "Idealnya, begitu peluit panjang ditiup semua pemain sudah perform, tidak butuh waktu adaptasi lagi. Apalagi sampai menunggu babak kedua. Itu catatan kami," tukasnya. Begitu pula dengan pemain belakang. Pelatih asal Padang ini akan menggunakan kesempatan uji coba internasional ini untuk makin mematangkan kemampuan para pemain belakang, dalam defend to defend dan defend to attack. "Uji coba internasional dengan lawan selevel dan lebih berat kita butuhkan untuk menuju peak performa di Oktober nanti," pungkasnya. Seperti diketahui, Timnas U-19 Indonesia akan melakoni tiga laga di UAE. Dua kali meladeni Timnas U-19 UAE dan sekali menjajal Klub Al-Shabab. Pertangingan melawan Timnas UAE akan digelar pada 14 dan 16 April di Tyeyab Awana Stadium, FA UAE Complex, di kawasan Al khawaneej, Dubai UAE. Sedangkan tanggal 18 April dijawalkan lawan Al-Shabab di Al-Shabab Training Stadium di Dubai City.
Indra Sjafri Banyak Belajar Dari 2 Laga di Oman
BolaSkor - Minggu, 13 April 2014
- #Indra Sjafri Banyak Belajar Dari 2 Laga Di Oman
- #Tur Timur Tengah
- #Al Shahab
- #Evan Dimas
- #Uea U-19
- #Timnas U-19
- #Oman U-19
- #Indra Sjafri
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 16 Desember 2025
Timnas Indonesia U-22 Tak Penuhi Target, PSSI Pecat Indra Sjafri
Selasa, 16 Desember 2025
Klub Liga 4 Asal NTT, Bajak Laut FC Incar Evan Dimas
Senin, 15 Desember 2025
Harapan Evan Dimas Usai Digelarnya Festival Sepak Bola Rakyat di Labuan Bajo
Minggu, 14 Desember 2025
Indra Sjafri Menjawab Isu Keretakan di Ruang Ganti Timnas Indonesia U-22
Minggu, 14 Desember 2025
Bung Towel Sebut Zainudin Amali Bertanggung Jawab atas Gugurnya Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Minggu, 14 Desember 2025
SEA Games 2025: Terkait Keributan pada Laga Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar, Indra Sjafri Beri Penjelasan
Sabtu, 13 Desember 2025
Evan Dimas Hadir, Festival Sepak Bola Rakyat di Labuan Bajo Disambut Antusiasme Tinggi
Sabtu, 13 Desember 2025
Semangat Evan Dimas di Festival Sepak Bola Rakyat
Selasa, 09 Desember 2025
SEA Games 2025: Lolos atau Tidak ke Semifinal, Fokus Timnas Indonesia U-22 Hanya Kalahkan Myanmar
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026