Bertanding di markas Verona, Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Juve sebenarnya sanggup mengendalikan permainan. Itu terlihat dari penguasaan bola Tim Kuda Zebra mencapai 69 persen berbanding 31 persen. Sempat unggul 2-0 di babak pertama berkat dua gol Carlos Tevez, gawang Gianluigi Buffon bobol dua kali di interval kedua, yang membuat skor akhir menjadi seri 2-2. Dua gol penyama keadaan dicetak oleh Luca Toni dan Juan Gomez. “Ini tak bisa dijelaskan. Permainan ini berlangsung 90 menit, bukan 45. Ini tak dapat diterima terhukum oleh dua skema permainan pada dua gangguan. Ini menghilangkan segala pekerjaan baik yang telah kami lakukan,” ungkap Conte seperti dilansir Sky Sports Italia. “Kami seharusnya bisa berbuat banyak, jauh lebih banyak. Ini membuat saya bingung bagaimana kami bisa mendominasi laga pada interval pertama dan kemudian berakhir seperti ini. Kami punya masalah sama saat melawan Inter, unggul satu gol dan kami panik.” Tambahnya. Pelatih 44 tahun itu kemudian mengatakan jika dua gol itu terjadi lantaran para barisan pertahanan terlalu sering melakukan kesalahan. “Kami terlalu sering kejebolan dari situasi bola mati dan kami harus fokus, sebagaimana ada sedikit yang bisa saya lakukan dalam penerapan taktik atau mempelajari lawan. Ini pertanyaan dari konsentrasi.” Papar Conte. “Malu rasanya kami mengimbangi laga ini melawan Verona yang menciptakan sedikit peluang. Saya harus memuji mereka untuk determinasinya.” Pungkasnya.
Imbang Lawan Verona, Conte: Juventus Payah!
BolaSkor - Senin, 10 Februari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Senin, 21 September 2026
Klasemen Terbaru Serie A 2026-2027: Milan dan Juventus Merangkak Naik, Cagliari Jadi Kejutan di Empat Besar
Senin, 21 September 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Pesta Gol, Juventus Bangkit, PSG Berjaya di Le Classique
Minggu, 20 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Atalanta: Duel Dua Tim Inkonsisten
Jumat, 18 September 2026
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Jumat, 18 September 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Jumat, 18 September 2026
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Kamis, 17 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026