Memasuki babak kedua, Hoffenheim yang tampil percaya diri di Allianz Arena langsung mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Baru semenit laga dimulai, Sejad Salihovic mampu melepaskan sepakan keras namun bola masih membentur barisan pertahanan Bayern. Pun dengan sepakan Andreas Beck sesaat keumdian masih melambung di atas mistar gawang Tom Starke. Bayern yang sedikit bermain lebih tenang di babak kedua, menciptakan peluang lewat sepakan Bastian Schwensteiger di menit 49. Sayang sepakan Schwensteiger masih mampu dibaca oleh Jens Grahl. Resibus Pep Guardiola juga memasukan penyerang lainnya Mario Mandzukic menggantikan Mario Gotze di babak kedua Hoffenheim kembali mengancam gawang Bayern tepatnya di menit 53. Gelandang serang Hoffenheim asal Brasil Roberto Firmino yang mendapatkan peluang lewat tandukan kepalanya, memanfaatkan umpan silang Sejad Salihovic. Sayang bola masih mampu dimentahkan Tom Starke. Meskipun Bayern menurunkan tempo permainannya, Hoffenheim tetap kesulitan menembus solidnya lini pertahanan Bayern. Hoffenheim kembali gagal memanfaatkan peluang antara lain di menit 71 lewat tandukan Jannik Vestergaard. Memanfaatkan umpan dari sepak pojok Kai Hardling, tandukan Vestergaard masih melenceng ke sisi kiri gawang Bayern. Kerjasama keduanya juga kembali gagal mengancam gawang Bayern di menit 74. Kembali lewat umpan silang Hardling tandukan Vestergaard masih mampu diamankan Tom Starke. Usaha pantang menyerah Hoffenheim akhirnya membuahkan hasil, umpan terobosan Kai Hardling mampu dieksekusi dengan sempurna oleh Roberto Firmino di menit 75. Gol Firmino tersebut menjadi gol penyeimbang kedudukan bagi tim tamu. Setelah mampu menyamakan kedudukan, kepercayaan diri Hoffenheim kian bertambah. Anak asuh Markus Gisdol kembali memperoleh peluang menit 81 lewat, kembali lewat Roberto Firmino. Sayang sepakannya masih melebar di sisi kiri gawang. Kevin Volland juga berpeluang membalikan keadaan, namun sepakan jarak jauhnya masih mampu diamankan Tom Starke. Tertekan di babak kedua, Bayern kembali baru mendapatkan peluang menjelang akhir laga tepatnya di menit 87. Pemain pengganti Arjen Robben mampu meneruskan umpan terukur Xherdan Shaqiri lewat sepakan kaki kirinya, sayang sepakan Robben masih mampu diamankan Jens Grahl. Hingga akhir pertandingan skor sama kuat 3-3 tak berubah. Hasil ini tak mengubah posisi Bayern di puncak klasemen, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 42 pertandingan di ajang Bundesliga. Sedang untuk Hoffenheim, hasil imbang ini ukup membawa anak asuh Markus Gisdol naik satu posisi ke peringkat 9 klasemen sementara menggeser Hertha Berlin dengan poin 36. Susunan Pemain : Bayern Muenchen (4-2-3-1) : 22. Tom Starke (GK); 13. Rafinha, 5. Daniel van Buyten, 4. Dante, 26. Diego Contento; 31. Bastian Schweinsteiger, 6. Thiago Alcantara (Philipp Lahm'25), 11. Xherdan Shaqiri, 19. Mario Gotze (Mario Mandzukic'46), 7. Franck Ribery (Arjen Robben'77); 14. Claudio Pizarro. Pelatih : Pep Guardiola (Spanyol) Hoffenheim (4-2-3-1) : 13. Jens Grahl (GK); 16. Fabian Johnson, 12. Tobias Strobl, 29. Jannik Vestergaard, 2. Andreas Beck; 6. Sebastian Rudy, 8. Eugen Polanski, 31. Kevin Volland (Kenan Karaman'89), 10. Roberto Firmino, 23. Sejad Salihovic (Kai Herdling'62), 27. Anthony Modeste (Tarik Elyounoussi'32). Pelatih : Markus Gisdol (Jerman)
Imbang Kontra Hoffenheim, Bayern Muenchen Perpanjang Rekor Tak Kalah
BolaSkor - Sabtu, 29 Maret 2014
- #Kai Hardling
- #Pep Guardiola
- #Sejad Salihovic
- #Bayern Muenchen Vs Hoffenheim
- #Arjen Robben
- #Markus Gisdol
- #Tom Starke
- #Babak Kedua
- #Xherdan Shaqiri
- #Jens Grahl
- #Kevin Volland
- #Bundesliga Pekan Ke-28
- #Clauidio Pizarro
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 18 Agustus 2026
Baru Tinggalkan Manchester City, Pep Guardiola Pensiun?
Senin, 03 Agustus 2026
Tugas Tidak Mudah Enzo Maresca di Manchester City, Lanjutkan Warisan Pep Guardiola
Jumat, 24 Juli 2026
Breaking News: Pep Guardiola Tolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Kamis, 23 Juli 2026
Cari Pelatih Baru Timnas Italia, Paolo Maldini Klaim Hubungi Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti
Kamis, 23 Juli 2026
Mengenang Permintaan Khusus Carlo Mazzone kepada Pep Guardiola: "Kamu Harus Datang ke Italia"
Selasa, 21 Juli 2026
Usai Berbicara dengan Paolo Maldini, Italia Menanti Respons Pep Guardiola
Senin, 20 Juli 2026
Paolo Maldini Rayu Pep Guardiola Latih Timnas Italia
Minggu, 19 Juli 2026
Kecuali Pep Guardiola Tersedia, Inggris Disarankan Tidak Pecat Thomas Tuchel
Minggu, 19 Juli 2026
Pep Guardiola: Rodri adalah Kunci!
PILIHAN EDITOR
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026