Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Ilmu Hitam Arsenal yang Mengesalkan Pelatih Brighton & Hove Albion

Arief Hadi - Kamis, 05 Maret 2026

BolaSkor.com - Arsenal terus melaju kencang dalam perburuan titel Premier League yang terakhir dimenangi pada 2004.

The Gunners memenangi pekan 29 Premier League melawan Brighton & Hove Albion dengan skor akhir 1-0, sementara rival mereka, Manchester City imbang 2-2 lawan Nottingham Forest di Etihad Stadium.

Gol tunggal kemenangan Arsenal dicetak oleh Bukayo Saka (9') dan kini Arsenal memimpin dengan 67 poin, terpaut tujuh poin dari Man City, dan Arsenal unggul memainkan satu laga lebih.

Baca Juga:

Permainan Arsenal Dikritik, Mikel Arteta Beri Respons Menarik

Manchester City Tertinggal Tujuh Poin dari Arsenal, Pep Guardiola: Pertandingan Masih Banyak

Klasemen Terkini Premier League: Arsenal Menjauh dari Manchester City

Kemenangan Arsenal itu diterima baik oleh fans, Mikel Arteta, mengingat pada akhirnya memenangi tiga poin meski bermain buruk (ugly win). Tetapi tidak demikian Fabian Hurzeler, pelatih Brighton

Ilmu Hitam Arsenal

Selebrasi
Selebrasi Arsenal (x/Arsenal)

Hurzeler, peramu taktik berusia 33 tahun, tidak menahan ucapannya mengenai Arsenal-nya Mikel Arteta dan mengkritik permainan negatif mereka untuk mengamankan hasil akhir.

"Saya rasa kami berusaha bermain sepak bola dan itulah yang kami perjuangkan," tutur Hurzeler dikutip dari TalkSport.

"Dan tentu saja tidak mudah untuk selalu mendapatkan ritme permainan, tetapi kami memiliki banyak peluang sehingga ada cukup kesempatan untuk meraih kemenangan dan oleh karena itu tidak mudah untuk mendapatkan ritme permainan melawan lawan yang hanya mencoba untuk mengulur waktu."

"Mereka (Arsenal) membuat aturan mereka sendiri. Saat ini saya merasa mereka mengikuti aturan mereka sendiri, terlepas dari bagaimana cara mereka bermain."

Seperti contohnya, menurut Hurzeler, adalah momen ketika David Raya seharusnya menerima dua kartu kuning karena mengulur waktu.

"Menurut saya ini sulit, tetapi kita hanya perlu aturan yang lebih jelas, dan biasanya kiper harus dikeluarkan dengan dua kartu kuning karena mengulur waktu, tetapi Anda tidak bisa melakukannya dan oleh karena itu jika Anda tidak memiliki aturan yang jelas, saya pikir itu sulit bagi wasit," terang Hurzeler.

"Tetapi saya sudah menyampaikan pendapat saya sebelumnya dan seperti yang baru saja saya sebutkan, kita harus menemukan solusinya."

"Premier League harus menemukan solusinya karena saya tidak tahu bagaimana Anda melihatnya, tetapi bagi saya, menonton pertandingan seperti ini tidak menyenangkan," urainya.

Baca Artikel Asli