Kedua gol Monchengladbach di pertandingan ini dicetak Max Kruse dan Raffael. Gol balasan Dortmund dicetak Milos Jojic pada menit ke-77. Kekalahan ini tak merubah posisi Dortmund di peringkat kedua klasemen Liga Jerman dengan 48 angka. Borussia Dortmund menjalani pertandingan ke-25 mereka di ajang Liga Jerman dengan menjamu Borussia Monchengladbach di kandangnya, Stadion Signal Iduna Park, Sabtu (15/3) malam WIB. Dortmund wajib meraih tiga angka di partai ini. Seandainya mereka kalah dan Bayern Muenchen menang melawan Bayer Leverkusen,Maka Bayern tinggal selangkah lagi tampil sebagai juara Liga Jerman. Pelatih Dortmund, Juergen Klopp, menurunkan formasi 4-5-1 pada pertandingan ini. Robert Lewandowski dipasang sebagai bomber solo di lini depan, didampingi Nuri Sahin sebagai penyerang lubang. Adapun, Moenchengladbach bertumpu dengan skema 4-4-2, mengandalkan duet Max Kruse dan Raffael Araujo di lini depan. Tampil di depan ribuan pendukungnya membuat para pemain Dortmund mengawali pertandingan dengan penuh percaya diri. Pergerakan sahin dan Pierre-Emerick Aubameyang yang kerap melebar ke sisi sayap menjadi poros serangan Dortmund di babak pertama. Pertandingan baru menginjak menit kesepuluh, dua peluang berhasil didapat Dortmund melalui Jonas Hofmann dan Robert Lewandowski. Namun, kedua peluang tersebut masih bisa digagalkan kiper Monchengladbach, Ter Stegen. Dortmund kembali mengancam saat pertandingan menunjukkan menit ke-21. Marcel Schmelzer melepaskan umpan silang dari sisi kiri pertahanan Monchengladbach. Tandukan Lewandowski dari jarak dekat masih menyamping di sisi kanan gawang. Asyik menyerang, pertahanan Dortmund lengah. Hasilnya, Monchengladbach mampu mencuri gol di menit ke-31. Menerima umpan terobosan Patrick Herrmann, tembakan kaki kanan Raffael Araujo bersarang mulus di pojok kanan gawang Dortmund. 1-0 Monchengladbach memimpin. Monchengladbach berhasil menggandakan keunggulannya di menit ke-40. Max Kruse berhasil mengecoh kiper Roman Weidenfeller dan dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang yang sudah kosong. Dengan gol ini, Kruse berhasil mengakhiri puasa golnya selama sembilan pertandingan. Skor 2-0 bagi keunggulan Monchengladbach bertahan hingga babak pertama usai. Tak ingin dipermalukan di depan pendukungnya sendiri, Dortmund mencoba bermain lebih aktif dalam menyerang pada babak kedua. Lewandowski nyaris membawa Dortmund memperkecil ketertinggalannya di menit ke-66. Menerima umpan Hofmann, Lewandowski melepas tembakan kaki kanan keras. Namun, bola berhasil ditinju Ter Stegen. Monchengladbach bermain dengan sepuluh orang pada menit ke-69. Nordveit mendapatkan dua kartu kuning hanya dalam waktu dua menit. Kartu kuning keduanya didapat usai melakukan pelangggaran keras terhadap Ducksch. Unggul jumlah pemain, Dortmund berhasil memperkecil ketertinggalannya di menit ke-77. Tembakan Milos Jojic membentur lutut pemain bertahan Monchengladbach dan berubah arah. Kiper Ter Stegen pun terkecoh. Skor berubah menjadi 2-1 masih bagi keunggulan Monchengladbach. Lewandowski hampir saja membawa Dortmund menyamakan kedudukan pada menit ke-81. Tembakan pemain berkebangsaan Polandia itu hanya mengarah ke pinggir kanan gawang Monchengladbach. Lewandowski sempat mencetak gol di menit ke-88. Namun, wasit menganulirnya karena sebelumnya Lewandowski dianggap melanggar Ter Stegen. Hingga pertandingan berakhir, keunggulan 2-1 Monchengladbach tetap tak berubah. Susunan Pemain: Borussia Dortmund: Weidenfeller; Hummels, Papastathopoulos, Piszczek, Schmelzer; Kehl, Hofmann, Aubameyang, Sahin, Grosskreutz; Lewandowski. Borussia Moenchengladbach: Ter Stegen; Daems, Soto, Korb, Stranzi; Herrmann, Nordtveit, Arango, Kramer; Kruse, Araujo.
Gladbach Bekuk Dortmund, Mahkota Juara Bayern Kian Dekat
BolaSkor - Sabtu, 15 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 09 April 2026
Dilepas Manchester United, Jadon Sancho Diminati Mantan Klub
Selasa, 07 April 2026
5 Gol Hat-trick Terbaik di Fase Gugur Liga Champions
Jumat, 03 April 2026
Lisandro Martinez Sering Cedera, Manchester United Bidik Bek Timnas Jerman Berkaki Kidal
Selasa, 10 Maret 2026
Arsenal Pantau Bintang Dortmund yang Akan Berstatus Tanpa Klub pada Musim Panas 2026
Kamis, 29 Januari 2026
Lolos Sempurna, Siapa yang Bisa Jadi Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions?
Rabu, 28 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Borussia Dortmund vs Inter Milan: Nerazzurri Unggul Tipis
Rabu, 28 Januari 2026
Tak Mau Banyak Berspekulasi, Inter Milan Bidik Kemenangan di Markas Dortmund
Rabu, 05 November 2025
Jadwal Live Streaming Liga Champions Manchester City vs Borussia Dortmund, Kamis 6 November 2025
Rabu, 05 November 2025
Liga Champions: Superkomputer Prediksi Pemenang Duel Manchester City vs Borussia Dortmund
Rabu, 05 November 2025
Prediksi Manchester City vs Borussia Dortmund: Etihad Stadium Angker untuk Tim Jerman
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026