Tertinggal o-1 di babak pertama akibat gol Mario Goetze, tuan rumah Gladbach tampil lebih terbuka di babak kedua untuk menyerang demi mencetak gol balasan. Namun kondisi ini membuat Bayern lebih leluasa mengancam gawang Gladbach melalui serangan balik cepat. Berawal tembakan Xherdan Shaqiri di menit ke-52, bola liar hasil tepisan Marc Andre ter Stegen jatuh ke kaki Mario Goetze yang kemudian melepaskan tembakan yang masih bisa dihalau oleh ter Stegen. Kemelut pun terjadi, bola yang dikuasai oleh Thiago Alcantara menyentuh tangan pemain Gladbach, Xhaka. Wasit Peter Gagelman pun menunjuk titik putih. Thomas Mueller yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, dan merubah skor menjadi 2-0 untuk Bayern Muenchen. Tertinggal dua gol, Gladbach tampil lebih menyerang. Namun keberuntungan belum menaungi Gladbach di menit ke-64, karena tendangan Patrick Herrmann yang sudah tidak terjangkau oleh Neuer, masih membentur tiang kanan gawang Bayern. Masuknya pemain pengganti, Vladimir Hrgota di menit ke-75 yang menggantikan Patrick Herrmann, menambah daya gedor Gladbach. Sentuhan pertama dari pemain berusia 21 tahun itu pun langsung mengancam gawang Bayern, namun masih bisa diblok oleh bek Bayern, Dante. Bayern pun tak mau kalah dengan memasukkan dua pemain berkarakter menyerang, yakni Arjen Robben yang menggantikan Xherdan Shaqiri di menit ke-78 dan striker veteran, Claudio Pizarro di menit ke-81 yang menggantikan Mario Goetze. Pergantian ini pun membawa dampak positif bagi Bayern. Aksi Pizarro di menit ke-85, yang memberi umpan kepada David Alaba nyaris menambah gol Bayern. Sayang tendangan Alaba masih melebar tipis di kanan gawang Gladbach. Begitupun aksi Pizarro di menit ke-88, yang mengecoh bek Gladbach sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang mampu diblok oleh ter Stegen. Skor 2-0 untuk kemenangan Bayern pun bertahan hingga pertandingan bubar. Dengan kemenanagan ini, Bayern semakin kokoh di puncak klasemen Bundesliga dengan poin 47 dari 17 kali pertandingan. Ini juga menjadi pertandingan ke-27 Bayern tanpa kekalahan secara beruntun, dan menjadi partai Bundesliga ke-300 bagi Philipp Lahm. Sementara bagi Borussia Moenchengladbach, kekalahan ini membuat Gladbach terancam kehilangan posisi peringkat ketiga klasemen jika Borussia Dortmund menang lawan Augsburg, hari Sabtu (25/1) malam nanti. Ini juga menjadi kekalahan pertama Gladbach musim ini di kandang, sekaligus menjadi kekalahan pertama dalam delapan pertandingan terakhir Gladbach. Susunan Pemain Borussia Moenchengladbach (4-4-2) 1-ter Stegen; 27-Korb, 39-Stranzl, 15-Dominguez, 17-Wendt; 7 -Hermann (31-Hrgota 75'), 23-Kramer, 34-Xhaka, 18-Arango; 10-Kruse, 11-Rafael Bayern Muenchen (4-1-4-1) 1-Neuer; 13-Rafinha, 17-Boateng, 4-Dante, 27-Alaba; 21-Lahm; 11-Shaqiri (10-Robben 78'), 39-Kroos (34-Hojberg 85'), 19-Goetze (14-Pizarro 81'), 6-Thiago; 25-Mueller
Gebuk Gladbach, Bayern Makin Dominasi BundesligaBundesliga Pekan 18
BolaSkor - Jumat, 24 Januari 2014
- #Bayern Muenchen
- #Borussia Moenchengladbach
- #Bundesliga
- #Pep Guardiola
- #Thomas Mueller
- #Borussia Moenchengladbach Bayern Muenchen
- #Bayern
- #Thiago Alcantara
- #Bing
- #Yahoo
- #Manuel Neuer
- #Mario Goetze
- #Gladbach
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: 709 Hari Berlalu, Manuel Neuer Kembali Menjaga Gawang Timnas Jerman
Sabtu, 06 Juni 2026
Efek Domino Real Madrid Bidik Michael Olise: Bayern Munchen Ingin Wonderkid Liverpool
Jumat, 05 Juni 2026
Terungkap, Pemain yang Akan Ditawar Real Madrid Senilai Rp3,1 Triliun
Jumat, 29 Mei 2026
Road to Final Liga Champions 2025/2026: PSG Singkirkan Lawan-lawan Kuat di Fase Gugur
Selasa, 26 Mei 2026
Michael Jordan Ramaikan Pesta Perpisahan Pep Guardiola
Senin, 25 Mei 2026
Pep Guardiola Beri Pesan Penting kepada Manchester City soal Penggantinya
Senin, 25 Mei 2026
Bukan Deretan Trofi, Pep Guardiola Ungkap Dua Hal Terpenting dalam Satu Dekade di Manchester City
Jumat, 22 Mei 2026
Sederet Statistik dari 10 Tahun Manchester City di Era Pep Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Pekan Terakhir Premier League: Tottenham Terancam Degradasi, Man City Terakhir Kali Dilatih Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Sang Pembuat Sejarah, Pep Guardiola Akrab dengan Rekor
PILIHAN EDITOR
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026
5 Rekor yang Tidak Bisa Dipecahkan di Piala Dunia 2026
Jumat, 12 Juni 2026
5 Legenda Sepak Bola yang Tidak Pernah Tampil di Piala Dunia
Jumat, 12 Juni 2026
Gilberto Mora, Pemain Termuda di Piala Dunia 2026 yang Pecahkan Rekor 96 Tahun
Jumat, 12 Juni 2026