Seperti diketahui, Eto’o sempat merasakan dibesut oleh Pep Guardiola saat keduanya masih di Barcelona pada musim 2008-09. Pemain 33 tahun itu kemudian hijrah ke Inter Milan usai musim tersebut berakhir. Sebelumnya, Guardiola pernah merilis buku otobiografi. Dalam buku tersebut Guardiola menyebut Zlatan Ibrahimovic seorang pengecut. Dalam pandangan Eto’o, justru Guradiola lebih pantas menerima status itu. Hal itu disebut Eto’o lantaran Guardiola tak pernah berani bicara langsung dengan dirinya melainkan melalui orang lain. “Guardiola tak pernah punya keberanian untuk mengatakan sesuatu di depan saya. Dia mengatakannya melalui pemain lain,” kata Eto’o sebagaimana dikutip beIN Sports. “Xavi mengatakan kepada saya mereka menginginkan saya bertahan namun saya harus bicara langsung kepada Pep. Saya katakan ‘Tak akan pernah, jika anda tidak menghargai saya, saya pun tak menghargai anda.” Semenjak saat itu, hubungan keduanya kian renggang. Bahkan saat Inter bertemu Barcelona di arena Liga Champions dua tahun lalu, mereka tak saling tegur sapa. “Dia berjabat tangan dengan saya ketika saya di Inter dan saya bermain melawan Barca, namun ini hanya untuk di depan kamera dan televisi. Di balik layar sebelum pertandingan, dia tidak menyapa saya.” Lebih lanjut lagi, pemain yang gabung ke Chelsea awal musim ini mengungkapkan, Guardiola bukan sosok bersahabat dan benar-benar mengetahui kondisi ruang ganti tim. “Saya pertama kali mengingatkan Guardiola, dia tak pernah menjadi pemain hebat. Dia pemain bagus, itu benar. Saya katakan kepadanya, sebagai pelatih, dia tak membuktikan apapun. Dia datang dan bahkan tahu cerita dari ruang ganti.” Tukas Eto’o.
Gawat, Eto'o Sebut Pep Guardiola Pengecut
BolaSkor - Selasa, 25 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Senin, 21 September 2026
Barcelona Khawatir Raphinha Pergi Bela Timnas Brasil, Mengapa?
Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Minggu, 20 September 2026
Klasemen Sementara LaLiga 2026/2027 Setelah Barcelona Menang di Markas Sevilla
Minggu, 20 September 2026
Klasemen Sementara Serie A 2026/2027 Usai AS Roma dan Inter Imbang 2-2
Minggu, 20 September 2026
Hasil Pertandingan: AS Roma Ditahan Inter di Kandang, Barcelona Perpanjang Rekor Kemenangan
Sabtu, 19 September 2026
AS Roma vs Inter Milan Disiarkan ANTV? Ini Informasinya!
Sabtu, 19 September 2026
Cara Menonton, Jadwal, dan Link Live Streaming AS Roma vs Inter Milan
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026