Football

Sport

Feature

Result

Show

Bulu Tangkis Sports Berita

Ganda Putra Jadi Tumpuan Indonesia di All England 2026, PBSI Pantau Sektor Lain

Tengku Sufiyanto - Sabtu, 28 Februari 2026

BolaSkor.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berharap sektor ganda putra bisa tampil apik dan menyumbangkan gelar di ajang All England 2026.

Sebanyak 24 atlet tanah air akan turun di Turnamen BWF level Super 1000 itu akan berlangsung pada 3-8 Maret 2026 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris tersebut.

PBSI menaruh harapan tinggi di sektor ganda putra di salah satu gelaran paling bergengsi di dunia itu.

Baca Juga:

Alwi Farhan Enggan Beber Target di All England 2026, Siap Siapa Pun Lawannya

Juventus Tersingkir dari Liga Champions, Luciano Spalletti Tetap Dapat Perpanjangan Kontrak

Wakil Indonesia di sektor ganda putra ialah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Rahmat Hidayat/Muhammad Rian Ardianto.

Ya, kalau kita melihat dari kualitas kapasitas atlet kita, tentunya yang kita bisa berharap lebih banyak itu adalah di ganda putra, ya,” tutur Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, Senin (23/2).

“Tapi untuk sektor lain kita mau melihat apakah sudah ada progres peningkatan dalam menuju ke Olimpiade. Karena ini terus bertahap, terutama ada sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda campuran, ganda putri,” lanjutnya.

Gambaran ke Olimpiade 2028

Alwi
Alwi Farhan Saat Juara di Indonesia Masters 2026. (PBSI)

Eng Hian menilai bahwa All England 2026 bisa menjadi tolok ukur untuk melihat kekuatan di Olimpiade terdekat pada 2028 mendatang yang rencananya akan digelar di Los Angeles, Amerika Serikat.

Pria yang akrab disapa Koh Didi itu terutama ingin melihat bagaimana kekuatan dan peningkatan dari sektor-sektor lain selain ganda putra.

“Kita melihatnya itu adalah bagaimana peningkatan empat sektor ini dalam menuju ke (Olimpiade) 2028. Kita berharap kan dari yang tadinya di empat sektor ini masuknya perempat final, mulai sudah bisa berbicara di level tinggi,” tutur Koh Didi.

“Karena di level elite, di level 1000 ini kan tentunya adalah paling tidak jadi gambaran peluang kita untuk mendapatkan medali di Olimpiade,” lanjutnya.

Menurut Eng Hian, hasil dari All England 2026 ini bisa menjadi bahan evaluasi yang berharga bagi PBSI untuk menentukan langkah selanjutnya.

Penulis: Gazza Roosaryatama

Baca Artikel Asli