Mantan kapten timnas U-23 Kamerun itu menilai, manajemen SFC tidak profesional dalam perjanjian kontrak. Sebab, dia hanya menerima gaji sampai Juli. Bila tuntutannya tidak dipenuhi, Ongfiang mengancam akan melaporkan SFC ke FIFA. "Kontrak saya sebenarnya habis Desember, tetapi mereka tidak membayar penuh. Saya akan kontak FIFA dengan masalah ini,” katanya. “Baru pertama kali saya tidak dibayar seperti ini. Kemudian, manajemen memutuskan kontrak saya begitu saja,” imbuhnya. Tak ingin berkomentar panjang lebar, Ongfiang ingin menetap lebih dulu di Palembang sebelum ada kejelasan mengenai sisa gaji lima bulan. “Saya sekarang sedang konsultasi dengan agen bagaimana sebaiknya,” tandas dia. Sementara itu, saat dikonfirmasi, Manajer Sriwijaya FCRobert Heri menjelaskan, kontrak Ongfiang memang berakhir Desember. Namun, performanya menurun di akhir musim. “Coba tanya dengan Ongfiang bagaimana dengan kontribusinya untuk Sriwijaya FC,” tukas Robert. JANGAN LEWATKAN: