Tertinggal satu gol di babak pertama, pelatih Kolombia Jose Pekerman menggantikan Victor Ibarbo dengan Adrian Ramos di awal babak kedua. Masuknya Ramos bertujuan untuk menambah daya serang Los Cafeteros di interval kedua. Fredy Guarin sempat melepaskan tembakan first time di menit 59, setelah memanfaatkan umpan dari James Rodriguez. Sayang sepakan Guarin masih terlalu tinggi di atas mistar gawang Julio Cesar. Kolombia yang tampil lebih berani di babak kedua, sempat mencetak gol di menit 66 lewat kaki Mario Yepes. Kapten kesebelasan Kolombia tersebut mampu mecetak gol setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Brasil. Sayang wasit menganulir gol tersebut karena salah satu pemain Kolombia lebih dulu terjebak offside. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Kolombia justru harus kembali bobol di menit 68. Tendangan bebas David Luiz meluncur deras ke sisi kiri gawang tanpa bisa dihalau oleh David Ospina, Brasil menambah skor menjadi 2-0. Jose Pekerman kembali memasukan penyerang untuk menambah daya serang, kali ini Pekerman memasukan Carlos Bacca menggantikan Teofilo Gutierrez di menit 70. Unggul dua gol, Brasil semakin percaya diri dalam membangun serangan. Neymar kembali mendapat peluang di menit 72, namun sepakan placing dari luar kotak penalti masih melebar di sisi kiri gawang. Keberhasilan Brasil mematikan peran James Rodriguez membuat permainan Kolombia seperti tak menggigit. Berkali-kali usaha para penggawa Los Cafeteros kandas di tangan para pemain bertahan Brasil. Kolombia akhirnya mampu memperkecil kettinggalan lewat gol tendangan penalti James Rodriguez di menit 70. Wasit menunjuk titik putih setelah Julio Cesar dengan terpaksa harus melanggar Carlos Bacca di area terlarang. James yang menjadi algojo sukses menaklukan Cesar untuk memperkecil keadaan menjadi 2-1. Brasil harus kehilangan bintang andalannya, Neymar, setelah mengalami cedera akibat pelanggaran keras dari Juan Camilo Zuniga di menit 89. Neymar harus ditandu keluar lapangan dan digantikan oleh Henrique. Berbagai usaha Kolombia untuk bisa menyamakan kedudukan tetap gagal, hingga akhir pertandingan Brasil tetap unggul 2-1. Kemenangan ini memastikan langkah Brasil ke babak semifinal. Brasil akan berhadapan dengan Jerman di semifinal yang akan berlangsung pada tanggal 9 Juli 2014 mendatang. Brasil (4-2-3-1): 12. Julio Cesar (Gk); 23. Maicon, 3. Thiago Silva (C), 4. David Luiz, 6. Marcelo; 5. Fernandinho, 8. Paulinho (Hernanes'86); 7. Hulk (Ramires'82), 11. Oscar, 10. Neymar (Henrique'88); 9. Fred. Pelatih: Luis Felipe Scolari (Brasil) Kolombia (4-4-2): 1. David Ospina (Gk); 18. Juan Camilo Zuniga, 2. Cristian Zapata, 3. Mario Yepes (C), 7. Pablo Armero; 11, Juan Guillermo Cuadrado (Juan Quintero'80), 13. Fredy Guarin, 6. Carlos Sanchez, 14. Victor Ibarbo (Adrian Ramos'45); 9. Teofilo Gutierrez (Carlos Bacca'70), 10. James Rodriguez. Pelatih: Jose Pekerman (Argentina)
Dua Gol Bek Tengah, Brasil Hentikan Langkah KolombiaPerempat Final Piala Dunia 2014
BolaSkor - Jumat, 04 Juli 2014
- #Julio Cesar
- #Fortaleza
- #David Luiz
- #Estadio Castelao
- #David Ospina
- #Neymar
- #Adrian Ramos
- #Fredy Guarin
- #Carlos Bacca
- #Babak Perempat Final Piala Dunia 2014
- #James Rodriguez
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 05 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
Selasa, 30 Juni 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Senin, 22 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Cedera Hamstring, Raphinha Masih Dipertahankan Brasil
Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Ancelotti Pastikan Neymar Comeback Lawan Skotlandia
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Kembali Tanpa Neymar Lawan Haiti
Jumat, 29 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Absen di Laga Pembuka Brasil
Jumat, 22 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Cedera Lebih Serius, Neymar Akan Lewatkan Laga Pemanasan Brasil
Kamis, 21 Mei 2026
Dua Hari setelah Masuk Skuad Piala Dunia Brasil, Neymar Dihantam Cedera
PILIHAN EDITOR
Minggu, 05 Juli 2026
9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026
Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Sabtu, 04 Juli 2026
Argentina vs Cape Verde: Albiceleste Menang, tetapi Blue Sharks Juara di Hati Rakyat
Jumat, 03 Juli 2026
7 Bintang di Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Gabung Klub Premier League
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026