Memasuki babak kedua, Bayern Muenchen tetap mampu mendominasi penguasaan bola. Namun lagi-lagi anak asuh Pep Guardiola tetap kesulitan menembus pertahanan Manchester United yang juga memainkan pola yang sama di babak kedua. United yang tertekan mampu menciptakan peluang lewat Shinji Kagawa di menit 54. Kagawa mampu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola dengan tepat jatuh di pelukan kiper Bayern, Manuel Neuer. United yang lebih berani keluar menyerang di babak kedua berhasil unggul lewat sepakan indah Patrice Evra di menit 57. Memanfaatkan umpan silang Antonio Valencia, sepakan first time Evra meluncur deras ke sudut kiri atas gawang tanpa mampu dijangkau Neuer, skor 0-1 untuk keunggulan Setan merah. Keunggulan United hanya bertahan dua menit, Bayern berhasil menyamakan kedudukan lewat gol penyerang Mario Mandzukic tepat di menit 59. Memanfaatkan umpan silang Franck Ribery, tandukan Mandzukic tak mampu dihalau oleh David De Gea, skor sama kuat 1-1. Bayern kembali menciptakan peluang emas di menit 61, kerjasama Ribery dan Mueller kembali membahayakan gawang De Gea. Sayang tembakan Ribery masih tipis di sisi kiri gawang De Gea. United kembali membalas lewat peluang emas semenit berselang, namun Wayne Rooney gagal memaksimalkan umpan Danny Welbeck. Bola sepakan Rooney terlalu lemah dan melebar di sisi kiri gawang. Setelah kedua tim berhasil mencetak gol, tensi pertandingan menjadi tinggi. Bayern Muenchen berbalik unggul lewat gol Thomas Mueller 68. Mueller berhasil memaksimalkan umpan silang Arjen Robben dan membobol gawang David De Gea untuk kali kedua, skor menjadi 2-1. Robben benar-benar menjadi mimpi buruk bagi United, kali ini ia sendiri yang membobol gawang David De Gea di menit 78. Aksi individu winger asal Belanda tersebut mampu mengecoh dua pemain bertahan United. Robben kemudian melepaskan placing ke sudut kanan bawah gawang tanpa bisa dihalau De Gea. Unggul dua gol, Bayern mampu mengurung pertahanan United. Hal tersebut membuat anak asuh David Moyes seperti kehilangan akal untuk keluar dari tekanan yang bertubi diberikan tuan rumah. Hingga pertandingan usai keunggulan 3-1 tetap milik Bayern Muenchen. Kemenangan ini sukses membawa The Bavarians ke babak semifinal Liga Champions dengan skor agregat 4-2. Susunan Pemain: Bayern Muenchen (4-1-4-1): 1. Manuel Neuer (GK); 21. Philipp Lahm, 17. Jerome Boateng, 4. Dante, 27. David Alaba; 39. Toni Kroos; 10. Arjen Robben, 25. Thomas Mueller (Claudio Pizarro'84), 19. Mario Goetze (Rafinha'65), 7. Franck Ribery; 9. Mario Mandzukic. Pelatih: Pep Guardiola (Spanyol) Manchester United (4-2-3-1): 1. David De Gea (GK); 4. Phil Jones, 12. Chris Smalling, 15. Nemandja Vidic, 3. Patrice Evra; 24. Darren Fletcher (Javier Hernandez'65), 16. Michael Carrick; 25. Antonio Valencia, 26. Shinji Kagawa, 19. Danny Welbeck (Adnan Januzaj'81); 10. Wayne Rooney. Pelatih: David Moyes (Skotlandia)
Dominasi Bayern Muenchen Singkirkan Manchester United
BolaSkor - Rabu, 09 April 2014
- #Antonio Valencia
- #Allianz Arena
- #Leg Kedua Perempat Final Liga Champions
- #Arjen Robben
- #Patrice Evra
- #Thomas Mueller
- #David Moyes
- #Bayern Muenchen Vs Manchester United 3-1
- #Pep Guardiola
- #Babak Kedua
- #Mario Mandzukic
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
Michael Jordan Ramaikan Pesta Perpisahan Pep Guardiola
Senin, 25 Mei 2026
Pep Guardiola Beri Pesan Penting kepada Manchester City soal Penggantinya
Senin, 25 Mei 2026
Bukan Deretan Trofi, Pep Guardiola Ungkap Dua Hal Terpenting dalam Satu Dekade di Manchester City
Sabtu, 23 Mei 2026
Prediksi dan Statistik Tottenham Hotspur vs Everton: Menang atau Degradasi
Jumat, 22 Mei 2026
Sederet Statistik dari 10 Tahun Manchester City di Era Pep Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Pekan Terakhir Premier League: Tottenham Terancam Degradasi, Man City Terakhir Kali Dilatih Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Sang Pembuat Sejarah, Pep Guardiola Akrab dengan Rekor
Jumat, 22 Mei 2026
Akhir Sebuah Era! Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Prediksi Masa Depan Pep Guardiola jika Berpisah dengan Manchester City
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026