Hal itu dinyatakan lantaran City harus kehilangan Martin Demichelia yang dikeluarkan wasit akibat melanggar Lionel Messi di menit 52. Menurut Pellegrini, wasit tak teliti melihat kejadian tersebut dan mengatakan pelanggaran tersebut berada diluar kotak penalti. Menurut Pellegrini, wasit Jonas Eriksson asal Swedia yang memimpin laga tersebut tak melihat berbagai pelanggaran yang dilakukan para pemain Barcelona kepada pemainnya. Termasuk pelanggaran Demichelis terhadap Messi. Menurut Pellegrini sebelum Demichelis melanggar Messi, Sergio Busquets terlebih dulu melanggar Jesus Navas dan wasit tak menganggap itu sebagai pelanggaran. Jonas Eriksson malah terlalu beronsentrasi pada pelanggaran Demichelis terhadap Messi. "Saya melihat wasit tak teliti dalam memutuskan hal ini. Wasit tak melihat banyak kejadian penting sepanjang pertandingan. Sergio lebih dulu melanggar Navas sekitar 3 meter diluar kotak penalti. Namun ia tidak melihatnya. Justru ia memutuskan kartu merah dan penalti bagi Messi", ungkap Pellegrini. Meskipun menderita kekalahan namun pelatih 60 tahun tersebut tetap memasang target menang di pertandingan leg kedua nanti. City akan bertandang ke Nou Camp pada bulan Maret yang akan datang. "Kami akan melakukan yang terbaik. Kami juga mampu mengalahkan Bayern Muenchen di kandangnya saat babak penyisihan lalu. Tentunya kami akan mencoba mengulanginya," pungkas Pellegrini.
Dipukul Barcelona, Pellegrini Salahkan Wasit
BolaSkor - Selasa, 18 Februari 2014
- #Liga Champions
- #Swedia
- #Babak 16 Besar Liga Champions
- #Manchester City
- #Tendangan Penalti
- #Hadiah Penalti
- #Pelanggaran
- #Wasit
- #Jonas Eriksson
- #Pelatih Manchester City
- #Manuel Pellegrini
- #Martin Demichelis
- #Chile
- #Lionel Messi
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Peluang Menghadapi Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026
Tutorial Cara Menghentikan Lionel Messi yang Sudah Mencetak 5 Gol di Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup I-J Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Tak Terbendung
Selasa, 23 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Samai Gol Miroslav Klose, Messi Didekati
Selasa, 23 Juni 2026
Miroslav Klose Senang Status Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia Disalip Messi
Selasa, 23 Juni 2026
Sederet Rekor yang Diukir Lionel Messi usai Argentina Tumbangkan Austria
Selasa, 23 Juni 2026
Daftar Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia Sepanjang Masa: Messi Ukir Sejarah Baru
Minggu, 21 Juni 2026
Bantai Swedia, Belanda Tak Terkalahkan di Piala Dunia Sejak 2010
Sabtu, 20 Juni 2026
Victor Gyokeres dan Alexander Isak, Duet Penyerang Terbaik di Piala Dunia 2026?
Sabtu, 20 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Belanda vs Swedia: Oranje Tertekan jika Tak Menang
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026