Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Dilema soal Masa Depan Michael Carrick sebagai Pelatih Manchester United

Arief Hadi - Kamis, 30 April 2026

BolaSkor.com - Sembilan kemenangan, dua kali imbang, dua kali kalah. Itulah catatan Manchester United sejak kedatangan Michael Carrick.

Legenda Man United melatih klub menggantikan Ruben Amorim dan Darren Fletcher (pelatih interim) hingga akhir musim.

Dengan hanya fokus bermain di Premier League, Carrick membawa Man United semakin dekat mencapai target mengamankan tempat di zona Liga Champions.

Baca Juga:

Cedera, Mohamed Salah Absen pada Laga Manchester United vs Liverpool

Kabar Baik dalam Upaya Manchester United Merekrut Sandro Tonali

Ingin Pertahankan Bruno Fernandes, Manchester United Wajib Lakukan Satu Hal

Pencapaian dalam waktu singkat itu semakin memanaskan perdebatan soal kelayakan Carrick menerima kontrak baru, atau Man United mencari pelatih baru setelah musim 2025/2026 berakhir.

Perdebatan Dua Legenda Man United

Michael
Michael Carrick (X/ManUtd)

Paul Scholes dan Gary Neville, dua legenda Man United yang kini jadi pandit sepak bola, meragukan kualitas Carrick dalam melatih Man United di masa depan.

Neville berpendapat Man United harus mencari pelatih kelas dunia, tidak mengambil risiko dengan Carrick.

"Saya bersikeras, empat bulan lalu sebelum Ole, Ruud, dan Michael diwawancarai untuk peran tersebut: tolong, apapun yang terjadi, jangan tunjuk salah satu dari mereka di akhir musim," papar Neville dalam acara The Overlap Fans Debate.

"Datangkan satu orang sekarang, stabilkan klub, lalu tempatkan seseorang kelas dunia yang memiliki rekam jejak kepelatihan yang hebat."

"Itulah pendirian saya tiga atau empat bulan lalu. Mengapa saya berubah sekarang hanya karena beberapa hasil (bagus)?"

Sementara Scholes menilai musim depan tidak akan mudah, mengingat Man United akan kembali bermain di Eropa dan memainkan jadwal padat.

"Saya tidak tahu. Ini tidak mudah, bukan? Dari apa yang terjadi sekarang - hanya bermain di Premier League - hingga awal musim depan adalah tantangan yang sama sekali berbeda," tambah Scholes.

"Tiba-tiba, Anda bermain di tiga kompetisi, bermain Sabtu-Rabu. Itu masalah besar baginya dalam hal mendapatkan pekerjaan tahun depan, dan mungkin dia harus mempertanyakan dirinya sendiri secara serius apakah dia menginginkannya."

"Mereka juga harus mendatangkan pemain. Jika mereka bisa membawa (mereka ke) Liga Champions, saya pikir itu akan memungkinkan kami untuk maju," urainya.

Baca Artikel Asli