BolaSkor.com - Mulutmu harimaumu. Istilah itu saat ini terjadi kepada gelandang Chelsea, Enzo Fernandez.
Pemain berpaspor Argentina baru-baru ini menuturkan ketertarikannya tinggal di Madrid, memberi indikasi keinginannya gabung Real Madrid, dan secara tersirat tak menjamin bertahan di Chelsea.
John Obi Mikel, legenda Chelsea, merespons sikap Fernandez dengan kritik yang menegaskan Chelsea bukanlah batu loncatan untuk gabung Madrid.
Baca Juga:
Kirim Kode untuk Real Madrid, Enzo Fernandez Disanksi Chelsea Dua Pertandingan
Nasib Enzo Fernandez di Chelsea, Pemain Andalan yang Kini Tak Disukai Rekan Setimnya
Chelsea Menderita Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
Kini, eks pemain Benfica tersebut menanggung ucapannya dengan menerima hukuman dari Chelsea yang dikonfirmasi sang pelatih, Liam Rosenior.
Absen di Dua Laga Chelsea
Dituturkan Rosenior, Fernandez telah melewati batas dan Chelsea mengambil sikap menghukumnya terkait isu kedisiplinan. Fernandez absen di dua laga Chelsea melawan Port Vale (04/04) dan Manchester City (12/04).
"Sangat mengecewakan Enzo berbicara seperti itu," kata Rosenior dikutip dari BBC Sport.
"Saya tidak punya kata-kata buruk untuk diucapkan tentang dia, tetapi ada batasan yang dilanggar dalam hal budaya kami dan apa yang ingin kami bangun."
"Sebagai karakter, pribadi, dan pemain, saya sangat menghormatinya. Dia frustrasi karena dia ingin kami sukses."
"Dalam hal keputusan ini, ini bukan hanya tentang saya, atau direktur olahraga. Pemilik, para pemain, kami sepakat dalam keputusan kami."
"Pintu belum tertutup untuk Enzo. Ini adalah sanksi. Anda harus melindungi budaya, dan dalam hal itu, ada batasan yang dilanggar," tegasnya.
Disanggah Sang Agen

Enzo Fernandez (X/Blue_Footy)
Melalui agen Fernandez yang juga mantan pemain, Javier Pastore, Fernandez mengaku hukuman itu tidak adil karena ucapannya 'dimainkan' media.
"Hukuman itu sama sekali tidak adil. Enzo tidak memahami situasinya," tambah Pastore.
"Dia tidak menyebutkan klub mana pun atau mengatakan dia ingin meninggalkan Chelsea, sama sekali tidak."
"Dia hanya menyebut Madrid, kota itu, karena dia ditanya kota Eropa mana yang ingin dia tinggali suatu hari nanti, dan dia mengatakan Madrid, tetapi sama sekali tidak mengatakan dia ingin meninggalkan Chelsea atau London."
Namun, Fernandez juga berbesar hati meminta maaf jika ada ucapannya yang salah mengenai masa depannya di Chelsea.
"Enzo ingin meminta maaf jika ada penggemar yang merasa tersinggung," ucap Pastore.
"Namun, ia juga menekankan bahwa ia tidak pernah membicarakan klub lain atau ingin meninggalkan Chelsea atau London," pungkasnya.