BolaSkor.com - Inkonsistensi Chelsea berlanjut musim ini dari era Enzo Maresca hingga kini dilatih Liam Rosenior.
Teranyar, The Blues kalah 1-2 melawan Arsenal di pekan 28 Premier League di Emirates Stadium, Minggu (01/03) malam WIB.
Dua gol Arsenal dicetak William Saliba (21') dan Jurrien Timber (66') yang diperkecil gol bunuh diri Piero Hincapie (45+2').
Baca Juga:
Hasil Premier League: Diwarnai Tiga Gol Corner dan Kartu Merah, Arsenal Bekuk Chelsea
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Chelsea, Live Sebentar Lagi
5 Kemenangan Kandang Paling Mengesankan Arsenal atas Chelsea
Chelsea berusaha mengejar ketertinggalan gol tersebut di babak kedua, tetapi tak kuasa bermain dengan 10 pemain setelah Pedro Neto menerima kartu merah (70').
Chelsea kini tertahan di urutan enam dengan 45 poin, terpaut enam poin dari Aston Villa di urutan empat, dan Arsenal menjauh dari kejaran Manchester City (kini terpaut lima poin).
Isu Disiplin Chelsea
Kartu merah Neto itu menyulitkan Chelsea mengejar ketertinggalan. Ironisnya, juga menjadi kartu merah kesembilan Chelsea musim ini di seluruh kompetisi.
Sebelum Neto dikartumerah, pemain Chelsea lain yang menerimanya adalah Robert Sanchez, Malo Gusto, Trevor Chalobah, Wesley Fofana, Marc Cucurella, Moises Caicedo, Liam Delap, dan Joao Pedro.
Bahkan sebelum laga melawan Arsenal, Fofana juga menerima kartu merah saat melawan Burnley, dan isu indisipliner tersebut membuat sang pelatih, Rosenior, frustrasi.

Liam Rosenior (x/ChelseaFC)
"Kami perlu melakukan sesuatu (tentang kedisiplinan Chelsea), tentu saja," cetus Rosenior dikutip dari ESPN.
"Saya perlu berbicara dengan staf pelatih, staf di sekitar klub, para pemain, karena ini tidak dapat diterima."
"Khususnya di dua pertandingan terakhir, kami telah menyebabkan masalah kami sendiri, bahkan di sini melawan tim yang sangat bagus."
"Anda bisa melihat ada banyak hal bagus dalam permainan kami. Ada banyak hal bagus secara teknis, taktik, dan kualitas permainan kami."
"Namun jika kami tidak memberantas hal ini, itu akan menjadi kerugian bagi kami," tegasnya.
Rosenior juga tak melihat penerapan sistem denda yang ketat dapat mengubah isu kedisiplinan tersebut.
"Anda bisa mendenda pemain. Ini bukan tentang hukumannya. Ini tentang menemukan alasannya," imbuh Rosenior.
"Saya rasa Pedro Neto hari ini atau Wes Fofana pekan lalu tidak akan berpikir, 'Jika saya mendapat kartu merah, saya akan didenda'."
"Ini soal fokus dan konsentrasi yang perlu kami perbaiki. Saya tahu rekor klub tidak bagus sejak awal musim, dan sekarang semakin buruk."
"Kami memiliki 10 pertandingan saat saya masih di sini tanpa masalah ini, tetapi kami mengalaminya dua kali dalam dua pertandingan. Ada sesuatu yang mendasar yang perlu kami selidiki sampai tuntas," pungkasnya.