Baru main 10 menit di babak kedua, Irsyad Maulana yang mulai kehilangan konsentrasi dalam menyerang, digantikan oleh Sunarto yang dianggap lebih memiliki naluri dalam mencetak gol. Tendangan I Gede Sukadana hampir saja memperbesar keunggulan Arema di menit 64, tapi bola yang sudah lepas dari kontrol Farizal Marlias masih menggelinding di sisi kanan mistar gawang Selangor. Arema terus menyerang jantung pertahanan Selangor FA, bombardir terus dilakukan oleh Samsul Arif dan Beto Goncalves, tapi cemerlangnya penampilan Farizal, kiper Selangor membuat gawangnya belum dapat dibobol untuk kedua kalinya hingga menit 82. Frustasi dalam menyerang dan kalah dilini tengah, lagi-lagi Suharno melakukan pergantian pemain, Hendro Siswanto masuk menggantikan Gonzales. Permainan keras ditampilkan oleh kedua tim, hingga membuat wasit Gamini Nivon sering menghentikan permainan. Heading dari Beto dari umpan silang alfarizi di menit 90 pun, masih bisa ditepis oleh kiper Selangor. Akhirnya tim Arema Singo Edan berhasil menahan keunggulan 1-0 atas tim berjuluk Gergasi Merah dan berhak melaju ke babak 16 besar. Starting line-up: Arema: Kurnia Meiga (GK), Thierry Gathuessy, Beny Wahyudi, Gustavo Lopez, Alberto Goncalves, Cristian Gonzales, Ahmad Bustomi (c), Victor Igbonefo, I Gede Sukadana, Ahmad Alfarizi, Irsyad Aras Selangor FA: Farizal Marlias (GK), Mohamad Azmi Bin Muslim, Steve Pantelidis, Muhamad Shahrom, Paulo, Mohc Bunyamin, Kunanlan A, Mohd Rizal, Thamil Arasu, Veenod A, Mohd Fitri Oleh: Degy Cesar (Koresponden Bolaskor.com Malang)