BolaSkor.com - Dua tahun menangani Como, setelah sempat bermain selama semusim, Cesc Fabregas menjadi pelatih dengan bakat yang dilirik klub-klub top Eropa.
Pelatih berusia 38 tahun itu mengangkat Como jadi tim kuda hitam perebutan zona Liga Champions di Serie A. Como juga bermain bagus dengan pemain berbakat seperti Nico Paz.
Tidak butuh waktu lama bagi Fabregas dilirik oleh klub-klub besar Eropa, seperti dua di antaranya mantan klubnya, Arsenal dan Chelsea.
Baca Juga:
Chelsea vs AC Milan di Indonesia pada 8 Agustus 2026, Berikut Link Beli Tiketnya
Demi Fans, Chelsea Harus Mengalahkan Manchester City di Final Piala FA
Hasil Semifinal Piala FA: Tumbangkan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final
"Jika itu membuatnya bahagia, itu urusannya," kata Presiden Como, Mirwan Suwarso kepada City AM soal isu Fabregas latih Chelsea.
"Anda ingin karyawan Anda tetap bersama Anda selama mungkin, tetapi pada akhirnya kami tidak memilikinya dan dia bebas pergi ke Chelsea jika dia mau."
Bertahan di Como, Disiapkan sebagai Suksesor Arteta di Arsenal

Cesc Fabregas (X/InterMilanFRA)
Uniknya, Fabregas disinyalir bukan ke Chelsea untuk menggantikan Liam Rosenior melainkan ke Arsenal di masa depan.
Menurut informasi dari jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, Fabregas disiapkan untuk jadi suksesor Mikel Arteta di Arsenal di masa depan.
"Cesc Fabregas, dari yang saya dengar, ada semacam indikasi bahwa dalam jangka panjang, rencananya adalah untuk melatih Arsenal suatu hari nanti," tutur Solhekol.
"Saya tidak yakin pindah ke Chelsea akan menjadi bagian dari perkembangan kariernya."
Namun untuk saat ini fans Como tak perlu khawatir, sebab komitmen Fabregas untuk Como dan itu dikonfirmasi Carlalberto Ludi, Direktur Olahraga Como.
"Kami tenang. Kami fokus pada beberapa pertandingan berikutnya. Kami sangat selaras dengan Cesc, tetapi kami tidak dapat memprediksi masa depan. Namun, saya yakin bahwa kami akan melanjutkan perjalanan ini bersama-sama," yakin Ludi.