Football

Sport

Feature

Result

Show

Italia Berita

Bicara soal Wasit dan Aturan Sepak Bola, Luciano Spalletti Beri Analogi dengan Mencium Reporter Wanita

Arief Hadi - Senin, 09 Februari 2026

BolaSkor.com - Juventus urung menang di dua laga beruntun di seluruh kompetisi. Usai kalah 0-3 lawan Atalanta di Coppa Italia, Juventus imbang 2-2 melawan Lazio di Serie A.

Lazio sempat unggul 2-0 di Allianz Stadium, Senin (09/02) dini hari WIB, melalui gol Pedro (45+2') dan Gustav Isaksen (47'), yang dibalas gol Weston McKennie (59') dan Pierre Kalulu (90+6').

Juventus punya karakter yang kuat tapi tidak cukup untuk memenangi laga dengan 32 percobaan tendangan, serta 62 persen penguasaan bola.

Baca Juga:

Hasil Serie A: Juventus Imbang, Inter Milan Pesta Gol

Dibantai Atalanta, Luciano Spalletti Beberkan Kesalahan Juventus

Hasil Coppa Italia: Taklukkan Juventus 3-0, Atalanta Melaju ke Semifinal

Juventus juga gagal menempel Napoli di urutan tiga dan kini berjarak tiga poin, serta rawan disalip AS Roma (43 poin) dan Como (41 poin) yang baru memainkan 23 pertandingan.

Analogi Menarik dari Luciano Spalletti

Pertandingan melawan Lazio berjalan sengit kala gol dari Teun Koopmeiners tidak disahkan karena Khephren Thuram pada posisi offside, saat kedudukan masih 0-0.

Namun, ada juga potensi pelanggaran Mario Gila kepada Juan Cabal kala serangan itu dibangun dan beberapa pengamat menilai itu seharusnya penalti.

"Wasit bisa menafsirkannya sesuai keinginannya, karena bek tersebut ceroboh saat melakukan tekel meluncur, jadi dia mengambil risiko," papar Spalletti dikutip dari Football-Italia.

"Saya di sini bukan untuk mengatakan apakah itu penalti atau bukan. Dia bisa saja berlari kembali ke arah bola, tetapi saya akan mengambil pandangan yang lebih luas."

"Sekarang semua orang memprotes aturan, tetapi selalu ada interpretasi."

"Tekanan akibat menginjak kaki, handball yang tidak terlihat oleh siapa pun di stadion tetapi mereka memperbesar gambarnya dengan kamera, semuanya terbuka untuk interpretasi."

"Anda tidak bisa menggeneralisasi bahwa setiap kontak adalah penalti."

Luciano Spalletti kala memberi analogi saat mencium pundak reporter wanita (Il Napolista)

Spalletti menilai aturan dalam sepak bola terkini kaku, memberi analogi kala ia mencium reporter wanita di bagian pundak, menilai setiap kontak tidak selalu sama dilihat sebagai benturan.

"Aturan-aturannya terlalu kaku saat ini, kekakuan itulah yang menurut saya menjadi masalah," tambah Spalletti.

"Jika tidak ada yang menyadari bahwa bola mengenai tangan, siapa yang dirugikan? Para analis terus mengatakan 'terjadi kontak', tetapi itu tidak berarti apa-apa, bukan? Bolehkah saya mencium Anda, ini kontak," imbuhnya seraya mencium pundak reporter wanita.

"Ini tentang konteks, kontak tidak sama dengan benturan."

"Akan selalu ada kesulitan jika ada aturan di mana setiap sentuhan tangan adalah penalti, setiap langkah kaki adalah penalti."

"Inilah gunanya VAR, Anda dapat mengevaluasi konteks secara keseluruhan," pungkas Spalletti.

Baca Artikel Asli