Ini disebabkan hasil Liga Champions tahun lalu, ketika Bayern bertemu dengan Arsenal, juga di babak 16 Besar. Bayern menang 3-1 di leg pertama yang berlangsung di kandang Arsenal, akan tetapi kalah 0-2 di kandang oleh Arsenal di leg kedua. Beruntung, Bayern lolos karena mencetak gol tandang lebih banyak ketimbang Arsenal. "Ini adalah hasil yang bagus untuk kami bawa pulang, tetapi kami telah diperingatkan oleh hasil pertandingan tahun lalu. Semua pemain yang ada di tahun lalu, tahu bagaimana begitu cepatnya keadaan bisa menjadi kacau. Kami harus tetap waspada sejak menit pertama di leg kedua nanti." ujar Lahm seperti dilansir oleh UEFA.com. "Pertandingan tadi merupakan tantangan besar bagi kami, terutama di menit-menit awal pertandingan yang menyulitkan kami. Tapi di akhir pertandingan, kami bisa senang atas hasil yang kami dapat. Kami bisa mengontrol jalannya pertandingan setelah 20 menit, dan mendominasi hingga akhir setelah 20 menit." tuntas Lahm. Lahm sendiri di pertandingan itu kembali bermain sebagai bek kanan di babak pertama, setelah hampir sepanjang musim ini dimainkan sebagai gelandang bertahan oleh pelatih Bayern, Pep Guardiola. Namun di babak kedua, masuknya Rafinha yang menggantikan Jerome Boateng untuk menghindari Jerome Boateng mendapat kartu merah, Lahm kembali bermain sebagai gelandang bertahan untuk menggantikan posisi Javi Martinez. Javi Martinez sendiri di babak kedua bermain sebagai bek tengah, menggantikan posisi Jerome Boateng. Sementara Rafinha bermain sebagai bek kanan, mengisi posisi Philipp Lahm di babak pertama.
Belajar Dari Hasil Tahun Lalu, Lahm: Kami Akan Waspada di Leg Kedua Nanti
BolaSkor - Rabu, 19 Februari 2014
- #Hasil Tahun Lalu
- #Bayern Muenchen
- #Leg Kedua
- #Philipp Lahm
- #Arsenal 0-2 Bayern Muenchen
- #Arsenal
- #Waspada
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PILIHAN EDITOR
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026
5 Rekor yang Tidak Bisa Dipecahkan di Piala Dunia 2026
Jumat, 12 Juni 2026
5 Legenda Sepak Bola yang Tidak Pernah Tampil di Piala Dunia
Jumat, 12 Juni 2026
Gilberto Mora, Pemain Termuda di Piala Dunia 2026 yang Pecahkan Rekor 96 Tahun
Jumat, 12 Juni 2026
5 Hal Unik di Piala Dunia 2026, Ada Last Dance Messi dan Ronaldo
Kamis, 11 Juni 2026
Kolom Piala Dunia 2026: Spanyol dan Kedigdayaan di Amerika
Kamis, 11 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2022: Turnamen Penuh Kejutan yang Ditutup dengan Final Spektakuler
Rabu, 10 Juni 2026