BolaSkor.com - Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, mengungkap masa depan Hector Souto usai membawa Timnas Futsal cetak sejarah.
Di bawah asuhan Hector Souto, Timnas Futsal mengukir sejarah besar di Piala Asia Futsal 2026.
Untuk pertama kalinya, Timnas Futsal berhasil mencapai partai final. Bahkan, Indonesia sempat punya asa menjadi juara.
Baca Juga:
Agenda Timnas Futsal Usai Cetak Sejarah di Piala Asia Futsal 2026
Hector Souto Soroti Lini Depan Timnas Futsal Usai Raih Runner Up Piala Futsal Asia 2026
Tim Merah-Putih sempat memimpin dengan skor 3-1, tetapi Iran menunjukkan mental pemenangnya dan menjadi juara melalui babak adu penalti.
Hector Souto Aman sampai 2028

Hector Souto (tengah) resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia di iNews Tower, Jakarta, Sabtu (7/9). (BolaSkor.com/Rizqi Ariandi)
Sebelum mencuri perhatian di Piala Asia Futsal 2026, tangan dingin Hector Souto juga terbukti dalam dua ajang besar di Asia Tenggara.
Hector Souto membawa Timnas Futsal juara Piala AFF 2024 dan meraih medali emas SEA Games 2025. Indonesia memutus dominasi Thailand dan Vietnam.
Dengan berbagai prestasi itu, Hector Souto dipastikan bakal tetap menukangi Timnas Futsal usai Piala Asia Futsal 2026.
"Ya, kalau saya sama sekali tidak pernah sedikit pun terpikir untuk mengganti pelatih. Saya sangat puas. Indonesia sangat puas. Saya yakin semua kita di komunitas futsal sangat puas," kata Michael Sianipar.
"Bahkan saya akan bilang bahwa Indonesia sangat beruntung. Sangat beruntung punya Coach seperti Coach Hector."
"(Kontraknya) sudah (diperpanjang sampai 2028). Bahkan sebelum AFC sudah kita perpanjang (kontraknya)," tutur Michael.
Dukungan Penuh FFI kepada Hector Souto
Michael menjelaskan bahwa FFI berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada Hector Souto dalam menjalankan berbagai programnya.
"Contoh tadi saya sebut, kita ingin bisa (uji coba) ke Spanyol, kita ingin bisa melawan Brasil. Sebenarnya ini tuntutan atau harapan dari siapa, bukan cuma dari saya," ujar Michael.
"Coach Hector bilang, kalau Timnas kita mau naik kelas, ya kita harus terbiasa dengan permainan-permainan di tingkat dunia."
"Nah, ini kan visi. Tugas federasi adalah memfasilitasi visi tersebut supaya kita bisa mencapai tujuan," ucap Michael.