Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Champions Eropa Berita

Arsenal Harus Lupakan Kutukan Final Eropa untuk Ciptakan Sejarah di Liga Champions

Yusuf Abdillah - Jumat, 29 Mei 2026

BolaSkor.com - Dari kecerobohan Jens Lehmann hingga gol Nayim dari garis tengah lapangan, Arsenal harus menghapuskan tiga dekade penderitaan di final kompetisi Eropa jika ingin memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya.

Setelah meraih gelar Premier League pertama mereka sejak 2004, tim asuhan Mikel Arteta bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5).

Membawa pulang trofi Liga Champions pertama klub hanya 12 hari setelah kemenangan Premier League akan menjadikannya musim terbaik dalam sejarah gemilang Arsenal.

Baca Juga:

Gaya Main Arsenal Dikritik, Mikel Arteta Tidak Peduli

Road to Final Liga Champions 2025/2026: Arsenal Melaju Mulus Tanpa Kekalahan

Final Liga Champions PSG vs Arsenal: Luis Enrique Sebut Mikel Arteta Pelatih Kelas Dunia

Namun, The Gunners menuju Puskas Arena dihantui oleh bayang-bayang kegagalan Eropa di masa lalu.

Sejak Tony Adams mengangkat Piala Winners setelah Alan Smith memastikan kemenangan 1-0 atas Parma pada 1994, tim asal London utara ini telah mengalami empat kekalahan menyakitkan di final Eropa.

Pada 1995, mereka kembali ke final Piala Winners, kalah 1-2 dari Real Zaragoza dengan cara yang menyakitkan ketika Nayim mengecoh kiper Arsenal, David Seaman, dengan tendangan lob yang menakjubkan dari tengah lapangan di menit terakhir perpanjangan waktu.

Menambah luka Arsenal, Nayim adalan mantan pemain rival abadi mereka, Tottenham Hotspur.

Wenger dan Emery Gagal

Lima tahun kemudian, Arsene Wenger membawa Arsenal ke final Piala UEFA, melawan Galatasaray di Kopenhagen.

Namun, tim underdog Turki itu membuat Thierry Henry, Dennis Bergkamp, dan kawan-kawan frustrasi dalam hasil imbang 0-0 sebelum menang 4-1 melalui adu penalti.

Pada 2006, Arsenal mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya. Pada laga final di Paris, Arsenal menghadapi raksasa Spanyol, Barcelona.

Namun, anak asuh Wenger meninggalkan Paris dengan kekecewaan besar setelah kiper mereka, Jens Lehmann, mendapatkan kartu merah menyusul pelanggaran terhadap Samuel Eto'o di awal babak pertama.

Meski bermain dengan 10 pemain, Arsenal unggul terlebih dulu melalui Sol Campbell, tetapi gol-gol telat dari Eto'o dan Juliano Belletti menghancurkan harapan mereka.

Pada 2019, saat dilatih Unai Emery, Arsenal tampil di final Liga Europa untuk pertama kalinya. Arsenal kalah 1-4 dari Chelsea.

Emery telah memenangkan Liga Europa lima kali sebagai pelatih Aston Villa, Villarreal, dan Sevilla, tetapi satu-satunya kekalahan di final terjadi bersama Arsenal.

Melihat lebih ke belakang, Arsenal juga kalah di final Piala Winners 1980 melawan Valencia.

Baca Artikel Asli