Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Arsenal Gagal Juara Piala Liga, Mikel Arteta Buat Blunder Mainkan Kepa Arrizabalaga

Arief Hadi - Senin, 23 Maret 2026

BolaSkor.com - Satu trofi telah dicoret dalam pertarungan Arsenal merebutkan quadruple (empat) gelar musim ini.

The Gunners kalah 0-2 di final Piala Liga melawan Manchester City di Wembley, Minggu (22/03) malam WIB melalui dua gol yang dicetak Nico O'Reilly (60', 64').

Dengan kekalahan tersebut, Arsenal kini fokus kembali di Premier League, Piala FA, dan Liga Champions untuk coba meraih trofi pertama di era Mikel Arteta sejak 2020.

Baca Juga:

Hasil Pilu Arsenal: Bersakit-sakit Dahulu, Bersenang-senang Tidak Tahu Kapan

Tabiat Arsenal Jadi Pecundang di Final Piala Liga Inggris

Hasil Piala Liga Inggris: Kalahkan Arsenal, Manchester City Juara

Arteta merotasi skuad Arsenal dan salah satunya memainkan kiper kedua, Kepa Arrizabalaga, yang dinilai menjadi blunder karena tak memainkan David Raya.

Mikel Arteta Harus Bertanggung Jawab

Kendati rotasi itu dilakukan Arteta di banyak kompetisi musim ini, plus Kepa membawa Arsenal mencapai final Piala Liga, keputusannya itu dianggap sebagai blunder.

Pada gol pertama O'Reilly, Kepa gagal menangkap bola dari umpan silang kencang Rayan Cherki dan bola disambar O'Reilly hingga berbuah gol.

Kepa Arrizabalaga (Foto: Sky Sports)

"Saya tahu orang-orang akan mengatakan ini soal sentimen karena dia bermain di babak-babak awal, tetapi Kepa tidak sebaik Raya, itulah mengapa dia menjadi pemain nomor dua Anda," papar pandit sepak bola, Jamie Redknapp di Dailymail.

"Jadi mengapa di final turnamen besar, ketika Anda berusaha meraih kemenangan, setelah sekian lama tidak memenangkan trofi, Anda memutuskan untuk memainkannya? Anda harus bertanggung jawab atas hal itu - itu adalah kesalahan besar."

Berbeda dengan James Trafford, yang diplot jadi kiper utama Man City sebelum kedatangan Gianluigi Donnarumma, Kepa berstatus pelapis bagi Raya.

Meski begitu, Arteta tak sama sekali menyesali keputusannya memainkan Kepa dan menilainya sebagai keputusan yang adil.

"Saya mengambil keputusan sebelum pertandingan berdasarkan apa yang telah dia lakukan sepanjang musim," imbuh Arteta.

"Faktanya, dia telah bermain di kompetisi ini dan membantu kami berada di posisi kami saat ini. Akan sangat tidak adil jika memilih pemain lain."

Baca Artikel Asli