, karena terkena sanksi kartu merah saat Arema bermain di Padang. “Sekarang kami hanya memiliki 18 pemain, jumlah ini sangat minim,” ungkap pelatih Arema Suharno kepada Bolaskor.com, Rabu (30/4). Hanya membawa 18 pemain, tentu sangat riskan bagi tim pelatih untuk menjalani pertandingan big match melawan Persija Jakarta. Suharno masih bisa menyiasati absennya Irsyad Maulana, dengan menempatkan Dendi Santoso dan Sunarto yang bisa mengisi posisi Irsyad. tapi jika Munhar absen maka Singo Edan akan krisis pemain di posisi stopper. “Tidak ada pilihan lain di lini belakang selain duet Victor Igbonfo dan Thiery Gathuessi di, tapi sangat riskan jika stamina pemain tersebut habis, karena Arema selama ini melakoni pertandingan yang cukup padat,” ungkap Suharno. Sebenarnya masih ada Alfarizi yang bisa dimainkan di posisi stopper, karena saat memperkuat Arema U-21, Alfarizi sudah sangat berpengalaman di posisi tersebut. Tapi, tim pelatih sangat membutuhkan tenaga Alfarizi di bek sayap, sehingga tim pelatih memiliki alternatif untuk memanggil Purwaka Yudhi, yang tengah menjalani pemulihan dari cedera engkelnya. “Kami harus lihat kondisi Purwaka dulu, semoga dia bisa menyusul,” tandasnya. Oleh: Degy Cesar (koresponden BolaSkor.com Malang)