mengaku, semua kejadian yang terjadi usai pertandingan harus dilihat secara obyektif, karena tidak mungkin tiba-tiba Meiga mengacungkan jari tengah usai pertandingan ke arah penonton. “Itu reaksi pemain yang mendapatkan perlakuan buruk dari ulah oknum penonton, jika tidak ada pelemparan tentu tidak ada reaksi,” ungkap Darmaji kepada Bolaskor.com, Kamis (1/5). Dengan adanya aksi Meiga yang diawali dengan menendang bola kearah penonton dan aksi menantang dengan mengacungkan jari tengah tersebut, jelas menyinggung penonton yang saat itu ada di tribun barat dan dikabarkan, Manajemen Semen Padang akan melaporkan sikap Meiga yang kurang terpuji itu kepada Komisi Disiplin. “Sekarang bagaimana tanggung jawab dari klub dan panpel pertandingan, terhadap perilaku buruk di lapangan, apalagi Semen Padang memiliki pengalaman berlaga di level Asia. Untuk itu kita (Manajemen Arema) meminta obyektifitas atas kejadian itu,” pungkas mantan wartawan itu. Oleh: Degy Cesar (koresponden BolaSkor.com Malang)