Rekor perjalanan Levante di ajang Copa del Rey tak terlalu bagus. Sepanjang sejarah klub, langkah Les Granotes tak lebih dari babak perempat final. Sementara itu tim tamu punya rekor fantastis di ajang ini, yakni sudah mengangkat trofi Piala Raja sebanyak 26 kali. Dari rekor pertemuan kedua tim, Barca masih unggul segalanya dari The Frogs. Dari lima pertemuan terakhir, Los Cules berhasil menyabet empat kemenangan dan hanya satu kali meraih imbang. Tampil di Estadio Ciudad de Valencia pada perempat final Copa del Rey, Levante coba mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu. Laga baru berjalan tiga menit tim besutan Joaquin Caparros hampir membuka keunggulan. Xumetra lepas dari jebakan offside kemudian mendribel bola menuju kotak penalti Barcelona, namun sayang upayanya hanya melebar ke samping gawang Pinto. Tiga menit berselang Azulgrana berusaha membalas serangan. Berawal dari pergerakan Pedro di sisi kanan, pemain berkebangsaan Spanyol itu melepaskan sepakan melengkung tak jauh dari garis kotak penalti, akan tetapi bola masih membentur tiang kiri gawang. Blaugrana tampaknya mulai mendominasi permainan. Namun karena tidak sabar dalam membangun serangan membuat aliran bola tim besutan Gerardo Martino itu masih mudah dipatahkan. Memasuki menit 31, publik tuan rumah bersorak sorai menyambut gol yang dicetak oleh Nabil El Zhar. Pemain asal Maroko itu menghempaskan bola dari dalam kotak penalti untuk menaklukkan Pinto. Hingga akhir pertandingan skor 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah tetap bertahan. Levante: Javi Jimenez, Vyntra, Barral, El Zhar, Juanfran, Nikos, El Adoua, Xumetra, Sergio, Nagore, Camarasa. Barcelona: Pinto, Alves, Puyol, Bartra, Adriano; Song, Xavi, Sergi Roberto, Pedro, Tello, Messi.
Andalkan Serangan Balik, Levante Ungguli BarcelonaBabak I Copa del Rey
BolaSkor - Rabu, 22 Januari 2014
- #Joaquin Caparros
- #Nabil El Zhar
- #Levante 1-0 Barcelona
- #Levante Vs Barcelona
- #Levante
- #Gerardo Martino
- #Barcelona
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Rabu, 10 Juni 2026
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
Rabu, 10 Juni 2026
Ada Udang di Balik Batu, Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez Bertujuan Menyulitkan Barcelona
Rabu, 10 Juni 2026
Ketika Atletico Mengejek Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez: Lebih Lucu dari Barcelona
Selasa, 09 Juni 2026
Thomas Tuchel Buka Suara tentang Bergabungnya Anthony Gordon ke Barcelona
Minggu, 07 Juni 2026
Blak-blakan, Bernardo Silva Mengakui Barcelona Mengirim Tawaran
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Sabtu, 30 Mei 2026
Anthony Gordon Gabung Barcelona, Bagaimana dengan Nasib Marcus Rashford?
Sabtu, 30 Mei 2026
Transfer Julian Alvarez Masih Sulit, Barcelona Mengamankan Bernardo Silva
PILIHAN EDITOR
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026