"Pemain kita sedikit lengah setelah unggul satu gol, dan sebelumnya sudah saya katakan pada pemain, bahwa Barito Putra bukanlah lawan yang enteng," kata Agus usai pertandingan di Stadion Petrokimia, Gresik, Jatim, Selasa (25/2) malam. Dikatakannya, hasil ini sangatlah merugikan timnya, sebab bermain di kandang sendiri dengan dukungan Ultrasmania atau suporter Persegres GU. Agus mengaku, permainan anak asuhnya tidak stabil sehingga tim tamu mampu mencetak gol dan sempat unggul 2-1. "Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk pertandingan ke depan, sehingga tidak terulang kembali permainan yang tidak stabil ini," katanya. Sementara itu, Asisten Pelatih Barito Putra, Yunan Hilmi mengaku sangat bersykur dengan hasil imbang ini, sebab baru kali ini tim asal Kalimantan Timur itu bisa meraih poin. "Ini adalah hasil positif, dan poin pertama bagi kami, sehingga bisa menjadi modal untuk pertandingan ke depan," katanya. Dalam pertandingan itu, Persegres GU harus puas berbagi angka imbang 2-2 melawan Barito Putera pada partai lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Petrokimia, Gresik. Gol tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu dicetak Otavio Dutra melalui titik penalti di menit ke-28, dan Barito menyamakan kedudukan di menit ke-61 melalui James Koko Lomell. Barito Putera berbalik unggul di menit ke-75 melalui gol Dedi Hartono, dan Persegres mampu kembali menyamakan kedudukan di menit ke-81 lewat gol Kacung Khoirul Munib. Oleh: M Abd (koresponden BolaSkor.com Gresik & Lamongan)
Agus Yuwono Akui Hasil Imbang Akibat Pemainnya Lengah
BolaSkor - Selasa, 25 Februari 2014
- #Otavio Dutra
- #Dedi Hartono
- #Bola
- #Yahoo
- #Kacung Khoirul Munib
- #Isl
- #Laskar Joko Samudra
- #Bolaskor.com
- #Skor
- #Bing
- #Barito Putera
- #Persegres Gu
- #Yunan Helmi
- #Indonesia Super League
- #Agus Yuwono
- #Sepak Bola
- #James Koko Lomell
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 22 Juni 2026
Mills Perkuat Ekspansi di Kalimantan, Hadirkan Concept Store di Singkawang
Senin, 15 Juni 2026
Rating Pemain Belanda vs Jepang: Ryan Gravenberch dan Daichi Kamada Bersinar
Minggu, 14 Juni 2026
Future Star Competition Jadi Wadah Pemain Muda Indonesia Kembangkan Bakat
Jumat, 12 Juni 2026
Mind Corner Hadir di Liga Universitas 2026, Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
Rabu, 10 Juni 2026
Dua Duel Panas di Liga Universitas 2026 Wujudkan Play For Peace dan Football For Mental Health, Bisa Jadi Contoh Dunia
Selasa, 09 Juni 2026
Spanyol vs Peru Tayang di Mana? Berikut Jadwal, Link Streaming, dan Cara Menontonnya
Senin, 08 Juni 2026
Persija Rekrut STY dan Peralta, Persib Tak Gentar
Minggu, 07 Juni 2026
Argentina vs Honduras Live di Mana? Berikut Link Streaming dan Cara Menontonnya
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026