Football

Sport

Feature

Result

Show

Ragam Feature Inggris Berita

7 Rekrutan Terburuk Premier League Musim 2025/2026

Arief Hadi - Selasa, 12 Mei 2026

BolaSkor.com - Musim 2025/2026 di lima liga top Eropa akan segera berakhir, begitu juga Premier League meski beberapa hal masih harus ditentukan.

Juara Premier League masih direbutkan Arsenal dan Manchester City, perebutan zona Eropa belum berakhir, dan satu slot di jurang degradasi tengah dihindari Tottenham Hotspur dan West Ham United.

Diawali dari bursa transfer musim panas 2025 dan kini menjelang musim panas 2026, sejumlah rekrutan yang dilakukan klub-klub Premier League dapat dinilai saat ini: tidak semuanya berkontribusi.

Baca Juga:

Berada di Ambang Juara Premier League dan Liga Champions, Arsenal Telah Siapkan Rute Pawai

Dekati Akhir Penantian 22 Tahun, Peluang Juara Premier League Arsenal Kini Mencapai 87 Persen

Klasemen Terbaru Premier League: Arsenal Kian Dekat Akhiri Penantian Titel Liga

Melihat informasi dari berbagai sumber, berikut tujuh rekrutan terburuk Premier League 2025/2026:

1. Alejandro Garnacho

Alejandro
Alejandro Garnacho (Laman resmi Chelsea)

Chelsea merekrut Alejandro Garnacho dari Manchester United senilai 40 juta poundsterling. Transfer itu kini menjadi nilai plus bagi Red Devils.

Selain menghasilkan uang dari penjualan produk akademi, Garnacho tidak bermain bagus dengan Chelsea: sering kehilangan bola, keputusan akhir yang buruk, dan tidak sering dimainkan di era Enzo Maresca hingga Liam Rosenior.

Baru berusia 21 tahun, Garnacho masih dapat berbenah dan membangkitkan kariernya. Sejauh ini, ia mencetak delapan gol dan empat assists dari 41 laga di seluruh kompetisi.

2. Anthony Elanga

Anthony
Anthony Elanga (x/NUFC)

Winger yang berbahaya di bawah Nuno Espirito Santo di Nottingham Forest, melempem saat pindah ke Newcastle United.

Investasi 55 juta poundsterling Newcastle kini dipertanyakan. 30 kali tampil di Premier League dan Elanga (24 tahun) belum mencetak gol.

3. Florian Wirtz

Florian
Florian Wirtz (@FabrizioRomano)

Rekor transfer Liverpool, sebelum Alexander Isak datang, senilai 116 juta poundsterling saat direkrut dari Bayer Leverkusen.

Florian Wirtz kesulitan beradaptasi dengan taktik yang diterapkan Arne Slot di Liverpool, juga belum sepenuhnya memahami permainan rekan setim barunya.

Wirtz punya statistik bagus salah satu pencipta peluang berbahaya di Premier League, tetapi bagus saja tak cukup di Liverpool.

4. Liam Delap

Liam
Liam Delap (bbc sport)

Dinilai memenangi perebutan melawan Man United, Chelsea merekrut Liam Delap dari Ipswich Town dan ia menjadi salah satu pemain flop (gagal).

Satu gol dan satu assist, itu catatan Delap dari 26 laga Premier League. Delap jarang main karena cedera dan juga dicadangkan untuk melapis Joao Pedro.

5. Alexander Isak

Alexander
Alexander Isak (bbc)

Rekor transfer Liverpool dengan drama perekrutannya dari Newcastle. Namun yang terjadi ekspektasi tak sesuai harapan.

Alexander Isak jarang main karena cedera, tidak pernah fit selama satu musim, dan hasilnya tak memberi dampak besar. Isak total bermain 22 kali, mencetak empat gol dan memberikan satu assist.

6. Xavi Simons

Musim
Musim Xavi Simons telah berakhir (Foto: @SpursOfficial)

Fakta Tottenham Hotspur bertarung di zona degradasi menunjukkan seluruh pemain tampil di bawah performa terbaik, termasuk Xavi Simons.

Gelandang serang asal Belanda direkrut dari RB Leipzig dan potensinya tak dapat dimaksimalkan Thomas Frank, Igor Tudor, hingga kini dengan Roberto De Zerbi.

Mirisnya, Simons juga cedera dan musim berakhir cepat baginya yang juga mengubur mimpinya bermain di Piala Dunia 2026.

7. Jamie Gittens

Jamie
Jamie Gittens (Laman Resmi Chelsea)

Nama yang hilang dari pembahasan setelah ditransfer dari Borussia Dortmund senilai 52 juta poundsterling. Tidak cukup bagus menggantikan Noni Madueke.

Jamie Gittens, 21 tahun, bak memperlihatkan ketidaksiapannya bermain di Premier League tanpa mencetak gol dan memberi assist musim ini.

Baca Artikel Asli