BolaSkor.com - Berikut adalah tujuh pelatih yang dikaitkan dengan Manchester United pada musim panas tahun depan.
Michael Carrick memberikan harapan baru bagi Manchester United setelah mengisi kursi yang ditinggalkan Ruben Amorim.
Carrick membawa Man United meraih empat kemenangan beruntun. Hasil positif itu termasuk ketika menghadapi Manchester City dan Arsenal.
Baca Juga:
Roberto De Zerbi Berpisah dengan Marseille, Calon Pelatih Baru Manchester United?
Nyaris Dibekuk West Ham, Manchester United Tidak dalam Performa Terbaik
Persaingan Klasemen Premier League Terbaru: Saatnya Liverpool Pangkas Jarak dengan Manchester United
Tak pelak, mulai muncul suara-suara yang ingin Carrick dipermanenkan. Carrick dianggap sosok yang tepat karena sudah mengetahui Man United luar dan dalam.
Namun, hingga saat ini manajemen Manchester United belum mengambil keputusan.
Bahkan, beredar kabar jika Carrick bukanlah pilihan karena Manchester United menginginkan pelatih yang sudah punya jam terbang tinggi dan nama besar.
Berikut adalah tujuh pelatih yang dikaitkan dengan Manchester United jika pada akhirnya tidak mempermanenkan Michael Carrick.
Thomas Tuchel

Thomas Tuchel dengan Jude Bellingham (X/FabrizioRomano)
Thomas Tuchel dikabarkan menjadi satu di antara nama yang sangat dipertimbangkan manajemen Manchester United.
Kemampuan Tuchel dalam meracik taktik di timnas Inggris menjadi satu di antara alasannya.
Apalagi, dari 10 laga pertamanya bersama The Three Lions, Tuchel menuai sembilan kemenangan.
Mauricio Pochettino
Mauricio Pochettino (Foto: X)
Manchester United juga dikaitkan dengan Mauricio Pochettino. Pelatih asal Argentina itu punya segudang pengalaman di sepak bola Inggris.
Satu di antara senjata Pochettino itu adalah kemampuannya memaksimalkan pemain yang tersedia.
Kontrak Pochettino di timnas Amerika Serikat yang berakhir pada musim panas 2026 akan memudahkan langkah Man United memboyongnya.
Xavi Hernandez
Xavi Hernandez (Barca Blaugranes)
Xavi Hernandez juga masuk radar Manchester United. Xavi dianggap menjadi satu di antara pelatih muda potensial.
Sejatinya, apa yang ditampilkan Xavi di Barcelona jauh dari kata buruk. Ia membawa Barca meraih titel LaLiga dan Piala Super Spanyol.
Kehadiran Xavi diyakini akan membuat Manchester United punya permainan yang indah dan menghibur.
Roberto De Zerbi
Roberto De Zerbi (x/officialBHAFC)
Pilihan terbaru adalah Roberto De Zerbi. Ia baru saja berpisah dengan Olympique Marseille.
Masuknya nama De Zerbi dalam radar Manchester United tidak mengherankan.
Ia berhasil membawa Brighton untuk pertama kalinya bertanding di kompetisi Eropa.
Status pelatih asal Italia itu yang tidak sedang terikat dengan klub mana pun akan membuat Manchester United tidak perlu mengeluarkan uang kompensasi.
Oliver Glasner

Oliver Glasner (mirror)
Oliver Glasner menjadi nama berikutnya pada daftar ini. Pelatih asal Austria itu dipastikan akan angkat kaki dari Crystal Palace pada akhir musim ini.
Kemampuan Glasner dalam menyusun strategi sudah teruji. Ia membuat Palace menjadi satu di antara kuda hitam sepak bola Inggris.
Di bawah komandonya, Palace meraih gelar Piala FA dan Community Shield. Selain itu, Glasner juga pernah juara Liga Europa bersama Eintracht Frankfurt.
Carlo Ancelotti

Vinicius Junior dan Carlo Ancelotti (ig/cbf_futebol)
Nama Carlo Ancelotti menjadi yang paling berpengalaman pada daftar ini. Ancelotti dianggap sosok yang tepat jika Man United ingin kembali ke jalur juara.
Kemampuan utama Ancelotti bukanlah soal menyiapkan strategi. Don Carlo dikenal sebagai pelatih yang pandai dalam sistem manajemen pemain.
Ia bisa menjaga keharmonisan di ruang ganti. Selain itu, Ancelotti juga paham bagaimana membuat pemain menampilkan performa terbaik.
Namun, untuk yang satu ini langkah Man United akan lebih berat. Sebab, timnas Brasil dikabarkan tidak akan membiarkan Ancelotti angkat kaki.
Eddie Howe

Eddie Howe (x/NUFC)
Jika Manchester United ingin merekrut pelatih yang berasal dari Inggris, Eddie Howe adalah satu di antara pilihannya.
Bahkan, kabar Howe masuk dalam pertimbangan manajemen Man United sudah tercium sejak beberapa bulan lalu.
Pelatih 48 tahun meresponsnya dengan memilih fokus bersama Newcastle United. Ia baru akan mengambil keputusan pada akhir musim ini.