Football

Sport

Feature

Result

Show

Ragam Feature Liga Champions Eropa Berita

5 Kemenangan dengan Jumlah Agregat Gol Terbesar dalam Sejarah Liga Champions

Arief Hadi - Rabu, 08 April 2026

BolaSkor.com - Momen ketika tim unggulan membantai tim non-unggulan di Liga Champions bukanlah hal baru. Itu juga terjadi di laga lainnya.

Akan tapi ketika satu tim terlalu terlihat superior, menunjukkan kelas yang berbeda, hingga lolos ke fase berikutnya di fase gugur dengan agregat gol mencolok maka itu akan tercatat dalam sejarah.

Musim ini sejarah itu sudah tercipta ketika salah satu tim unggulan juara, Bayern Munchen, membantai Atalanta di 16 besar.

Baca Juga:

Jadwal Live Streaming Liga Champions Real Madrid vs Bayern Munchen, Duel Besar Klub Eropa pada Rabu (08/04) Dini Hari WIB

Real Madrid vs Bayern Munchen: Rekam Jejak Ketajaman Harry Kane Melawan Los Blancos

5 Statistik Menarik Duel Real Madrid vs Bayern Munchen: Los Blancos Tidak Terkalahkan

Atalanta, satu-satunya tim Italia di 16 besar, dilumat dengan agregat gol mencolok 10-2. Delapan pemain berbeda mencetak gol di dua leg itu adalah Michael Olise, Harry Kane, Josip Stanisic, Jamal Musiala, Luis Diaz, Nicolas Jackson, Lennart Karl, dan Serge Gnabry.

Selain laga Bayern vs Atalanta, berikut empat kemenangan lainnya dengan jumlah agregat gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions:

1. PSG vs Brest (2024/2025)

Paris
Paris Saint-Germain (uefa.com)

Ketika undian play-off mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dengan Brest pada 2024/2025, publik sudah dapat melihat siapa pemenang laga tersebut.

Ligue 1 Prancis didominasi PSG dan itu artinya, tim-tim Prancis lainnya kesulitan memutus dominasi Les Parisiens.

Benar saja, PSG menang dengan agregat gol 10-0 dan Brest sama sekali tak mencetak gol. Itu jadi kemenangan agregat gol terbesar kedua dalam sejarah Liga Champions.

PSG menang 7-0 di laga kandang dan 3-0 di laga tandang dengan pencetak gol seperti Bradley Barcola, Khvicha Kvaratskhelia, Desire Doue, dan Goncalo Ramos.

2. Barcelona vs Bayer Leverkusen (2011/2012)

Barcelona (Foto: Laman Resmi UEFA)

Pertemuan di 16 besar Liga Champions antara Barcelona vs Bayer Leverkusen sangat dikenang fans Blaugrana.

Usai menang 3-1 di leg pertama yang dihelat di Jerman, Barcelona menang 7-1 di Camp Nou dan sang megabintang, Lionel Messi, mencetak lima gol (agregat gol 10-2).

Rekor Messi, mencetak lima gol di satu laga, setelahnya disamai oleh Luiz Adriano (2014) dan Erling Haaland (2023).

3. Manchester City vs Schalke (2018/2019)

Manchester City vs Schalke (Foto: The Independent)

Manchester City arahan Pep Guardiola terlalu tangguh untuk klub Jerman, Schalke. The Citizens mencetak tiga gol tandang di Jerman kala menang 3-2.

Di leg dua yang dihelat di Etihad Stadium, Man City menang 7-0 melalui dua gol Sergio Aguero dan masing-masing gol dari Leroy Sane, Raheem Sterling, Bernardo Silva, Phil Foden, dan Gabriel Jesus (agregat gol 10-2).

Ironis bagi Man City, mereka disingkirkan klub Inggris lainnya, Tottenham Hotspur, di perempat final.

4. Bayern Munchen vs Arsenal (2016/2017)

Bayern Munchen vs Arsenal (Foto: Laman Resmi Bayern Munchen)

Jauh sebelum Arsenal ditangani Mikel Arteta, Arsenal pernah dibantai Bayern Munchen dengan agregat gol mencolok 2-10 di 16 besar.

Di Jerman, Allianz Arena, Arsenal sudah dibantai 1-5. Di Emirates Stadium, kondisinya tak jauh lebih baik dengan kekalahan yang sama, 1-5. Itu masih menjadi salah satu hasil paling menyakitkan yang menyingkirkan Arsenal.

5. Olympique Lyonnais vs Werder Bremen (2004/2005)

Olympique Lyonnais vs Werder Bremen (Foto: Getty Images)

Sebelum PSG menjadi kekuatan besar di Prancis, Olympique Lyonnais salah satu kekuatan yang disegani di Eropa.

Terbukti, pada musim 2004/2005 di fase 16 besar Liga Champions, Lyon membantai Werder Bremen dengan agregat gol 10-2.

Menang 3-0 di leg pertama, Lyon menang 7-2 di leg dua melalui hat-trick gol Sylvain Wiltord, dua gol Michael Essien dan Florent Malouda.

Baca Artikel Asli