BolaSkor.com - Premier League 2018-2019 akan segera bergulir. Kesebelasan yang berkompetisi di sana berlomba-lomba meraih gelar juara, termasuk Arsenal.
Arsenal berniat mengakhiri puasa gelar Premier League pada 2018-2019. Maklum, mereka telah tidak mengangkat trofi tersebut sejak terakhir pada musim 2003-2004.
Situasi tersebut cukup memalukan untuk mereka. Pasalnya, Arsenal merupakan pengoleksi gelar Liga Inggris terbanyak ketiga di bawah Manchester United dan Liverpool.
Hasilnya, Arsenal melakukan perombakan besar-besaran menjelang musim 2018-2019. Berbagai perubahan mereka lakukan untuk memenangi Premier League.
Pergantian pertama adalah dari segi manajer. Arsenal mengganti Arsene Wenger yang telah mengabdi selama dua dekade dengan Unai Emery.
Selain itu, sejumlah penyegaran dilakukan untuk mengembalikan kejayaan Arsenal. Sebagai contoh, Bernd Leno yang masih berusia relatif muda didatangkan di posisi kiper.
Meski begitu, hal itu tidak semerta-merta membuat Arsenal diunggulkan menjuarai Premier League 2018-2019. Terdapat setidaknya tiga alasan The Gunners gagal memenangi trofi itu.
Berikut ini adalah tiga alasan Arsenal tidak akan memenangi Premier League 2018-2019:
Unai Emery

Sebagai pelatih, Unai Emery memiliki filosofi hebat dan metode melatih yang unik. Namun, Emery tidak memiliki catatan bagus di kompetisi domestik.
Sewaktu menangani Sevilla, Emery tidak bisa menghentikan duopoli Real Madrid dan Barcelona. Sementara bersama PSG, Emery kehilangan gelar Ligue 1 2016-2017.
Hal tersebut membuat Emery diragukan bisa menghentikan puasa gelar Premier League Arsenal. Apalagi, Premier League kerap dianggap sebagai liga tersulit di dunia.
Kompetisi

Bersama Emery, Arsenal melakukan peningkatan di berbagai area penting. Namun, tim lain di Premier League juga ikut berbenah menjelang musim baru.
Liverpool mendatangkan pemain seperti Naby Keita, Xherdan Shaqiri dan Alisson. Sementara Manchester City, Manchester United, serta Chelsea telah memperkuat tim masing-masing.
Di atas kertas, Manchester City, Liverpool, dan Chelsea terlihat lebih menjanjikan. Apabila Arsenal tidak kembali berbelanja, mereka bakal kesulitan bersaing.
Kedalaman Skuat

Memang, kedalaman skuat Arsenal lebih baik dengan para pemain baru. Namun, The Gunners kekurangan pemain berkualitas di bangku cadangan.
Di posisi bek, sebagian besar dihuni bek muda yang kurang berpengalaman atau mudah cedera. Sementara itu, mereka butuh penyerang cadangan untuk melapis Pierre-Emerrick Aubameyang.
Di bawah asuhan Emery, Arsenal membutuhkan waktu untuk berkembang. Kemungkinan The Gunners menjuarai Premier League 2018-2019 cukup kecil.