Antonio Cassano tampil sebagai pahlawan kemenangan Parma berkat dua golnya. dua gol Parma lainnya dicetak oleh Amauri dan Jonathan Biabiany. Kedua gol balasan Milan masing-masing diciptakan Adil Rami dan Mario Balotelli. Kekalahan ini membuat Milan turun satu peringkat ke posisi sebelas klasemen sementara Liga Italia dengan 35 angka. Adapun, Parma naik ke posisi kelima berbekal tabungan 46 poin. AC Milan menjalani pertandingan ke-28 mereka di ajang Liga Italia dengan menjamu Parma di markas kebesarannya, Stadion San Siro, Minggu (16/3) malam WIB. Milan memiliki rekor cemerlang dengan meraih sepuluh kemenangan melawan Parma di 11 pertandingan terakhir di San Siro. Pelatih Milan, Clarence Seedorf, menurunkan skema 4-2-3-1 pada pertandingan ini dengan bertumpu kepada Mario Balotelli sendiri di depan. Adapun, Parma mengandalkan formasi 4-3-3 dengan trio Ludovic Bianiany, Ezequiel Schelotto, dan Antonio Cassano. Parma langsung tancap gas sejak awal pertandingan dengan mengandalkan tempo serangan cepat. Hal tersebut membuat kaget lini pertahanan Milan. Menit kelima, Cassano mengirim umpan terobosan yang mengelabui Philippe Mexes dan Daniele Bonera. Schelotto terpaksa dijatuhkan Christian Abbiati di kotak penalti. Wasit langsung memberikan hadiah penalti untuk Parma dan kartu merah bagi Abbiati. Michael Essien pun ditarik ke luar dan Seedorf memasukkan Marco Amelia. Cassano yang ditunjuk sebagai algojo mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. 1-0 Parma memimpin. Unggul jumlah pemain di menit awal pertandingan kian melipatgandakan semangat bertanding Parma. Mereka pun kian percaya diri dalam menghadirkan ancaman ke kotak penalti Milan. Laga menginjak menit ke-12, Afriyie Acquah melepas tembakan keras dari luar kotak penalti. Sayang, arahnya masih menyamping di sisi kanan gawang Milan. Milan baru bisa keluar dari tekanan Parma selepas menit ke-25. Tiga menit berselang, peluang pun datang. Menerim umpan terobosan Balotelli, tembakan keras Andrea Poli dari jarak dekat masih mampu ditahan kiper Antonio Mirante. Amelia melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-43. Tembakan Cassano membentur Mexes dan berubah arah. Maelia yang sempat bergerak ke arah yang salah mampu berbalik arah dan kemudian menepisnya. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai. Namun, publik San Siro kembali terhentak di menit ke-51. Cassano berhasil mencetak gol keduanya. Afriyie Acquah mengirimkan umpan silang datar, pemain asal Italia itu dnegan tenang mengontrol bola dan kemudian melepaskan tembakan kaki kanan ke pojok kiri gawang. 2-0 Parma unggul. Meski kehilangan satu pemain dan tertinggal satu gol, Milan tetap tak menyerah di babak kedua. Seedorf memasukkan Adil Rami menggantikan Urby Emanuelson di menit ke-53. Praktis, Milan kini bermain dengan skema 3-5-1. Masuknya Rami membawa berkah tersendiri bagi Milan. Dia mampu membawa Rossoneri memperkecil ketertinggalan tiga menit berselang. Memanfaatkan sepak pojok Kaka, tandukan Rami gagal dijinakkan oleh Antonio Mirante. Skor berubah menjadi 2-1. Milan mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-76. Riccardo Montolivo dijatuhkan Joel Obi di kotak terlarang. Mario Balotelli maju sebagai algojo tendangan penalti dan berhasil mengecoh Mirante. Skor kini sama kuat 2-2. Namun, dua menit berselang Parma berhasil kembali memimpin. Umpan silang Ezequiel Schelotto diceploskan Amauri ke dalam gawang dengan tumit. Bola menembus sela-sela kaki Amelia. Di masa perpanjangan waktu, Parma menambah satu gol lagi melalui tandukan Jonathan Biabiany. Skor 4-2 bertahan hingga laga usai. Susunan pemain: Milan: 32-Christian Abbiati, 5-Philippe Mexes, 20-Ignazio Abate, 25-Daniele Bonera (11-Giampaolo Pazzini 66), 28-Urby Emanuelson (13-Adil Rami 53), 15-Michael Essien (1-Marco Amelia 8), 18-Riccardo Montolivo, 34-Nigel De Jong, 16-Andrea Poli, 22-Kaka, 45-Mario Balotelli Pelatih: Clarence Seedorf Parma: 83-Antonio Mirante, 2-Mattia Cassani, 3-Christian Molinaro, 6-Alessandro Lucarelli, 19-Felipe, 16-Marco Parolo, 30-Afriyie Acquah, 32-Marco Marchionni (20-Joel Chukwuma Obi 72), 7-Jonathan Ludovic Biabiany, 23-Ezequiel Schelotto, 99-Antonio Cassano (11-Amauri 63) Pelatih: Roberto Donadoni Wasit: Domenico Celi?
10 Pemain Milan Dibekap Parma di San Siro
BolaSkor - Minggu, 16 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Rabu, 17 Juni 2026
AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim Jadi Pelatih Baru, Manchester United Ketiban Untung
Selasa, 16 Juni 2026
Amankan Servis Ruben Amorim, AC Milan Kini Fokus Datangkan Direktur Olahraga Frankfurt
Minggu, 14 Juni 2026
Eks Pelatih Manchester United Terdepan Tangani AC Milan
Sabtu, 13 Juni 2026
AC Milan Belum Yakin dengan Oliver Glasner, Ruben Amorim dan Matthias Jaissle Masih Punya Peluang
Kamis, 11 Juni 2026
AC Milan Semakin Yakin dengan Oliver Glasner, Pengumuman Resmi Kian Dekat
Rabu, 10 Juni 2026
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
Minggu, 07 Juni 2026
Oliver Glasner Terima Tawaran Melatih AC Milan
Sabtu, 06 Juni 2026
Tinggalkan AC Milan, Rafael Leao Beri Kode Destinasi Barunya
Sabtu, 06 Juni 2026
Calon Pelatih AC Milan Mengerucut ke Dua Nama
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026