Ajax Amsterdam unggul dua gol pada babak pertama, masing-masing melalui Thulani Serero pada menit ke-19 dan Danny Hoesen di menit ke-41. Barca hanya mampu membalas melalui penalti Xavi Hernandez pada menit ke-49. Kemenangan ini membuka asa Ajax Amsterdam lolos ke babak 16 besar. Ajax kini mengumpulkan tujuh poin, hanya tertinggal satu angka dari AC Milan yang menempati posisi kedua. Sementara, Barca tetap berada di puncak berbekal raihan 10 poin. Pertandingan bigmatch tersaji pada matchday kelima Grup H Liga Champions 2013/2014. Barcelona melawat ke markas Ajax Amsterdam, Amsterdam Arena, Rabu (27/11) dini hari WIB. Barca menang telak 4-0 di pertemuan pertama yang dihelat di Estadio Camp Nou 18 September lalu. Barcelona masih tidak bisa menurunkan megabintangnya, Lionel Messi, dan penjaga gawang utama, Victor Valdes, di pertandingan ini. Pelatih Tata Martino menurunkan Pedro Rodriguez untuk mengisi posisi lowong milik Messi. Pemain berdarah Spanyol itu bekerjasama dengan Neymar dan Cesc Fabregas di lini depan dalam formasi 4-3-3. Juan Manuel Pinto dipercaya mengawal gawang El Barca. Tim tuan rumah juga mengandalkan formasi 4-3-3 di pertandingan ini. Trio Viktor Fischer, Lasse Schone, dan Danny Hoesen menjadi andalan di lini serang. Kedua tim menampilkan gaya permainan berbeda pada laga ini. Barca mengusung permainan umpan pendek cepat dari kaki ke kaki. Sementara, Ajax mengandalkan umpan jauh langsung ke trio penyerang mereka. Secara keseluruhan di babak pertama, Barca menguasai jalannya pertandingan dengan 53 persen penguasaan bola. Asyik menyerang, lini belakang Barca lengah. Hal itu dimanfaatkan Ajax untuk mencetak gol pembuka di menit ke-19. Umpan silang van Rhijn diteruskan dengan tumit oleh Pinto dan kemudian dikonversi menjadi gol oleh Thulani Serero. 1-0 Ajax memimpin. Ajax Amsterdam menggandakan keunggulannya pada menit ke-42. Tembakan jarak jauh Fischer berhasil diblok Pinto. Bola muntah jatuh di kaki Hoesen. Dia lalu melewati Pique dan Puyol, kemudian dengan mudah menaklukkan Pinto dari jarak dekat. Skor 2-0 bagi keunggulan Ajax bertahan hingga babak pertama usai. Ajax Amsterdam harus bermain dengan sepuluh pemain saat babak kedua baru bergulir tiga menit. Ricardo Van Rhijn berniat melakukan back pass. Namun, bola terlalu lemah dan berhasil dikuasai Neymar. Joel Veltman terpaksa melanggar Neymar dan mendapatkan kartu merah. Barca pun juga memperoleh hadiah penalti. Xavi Hernandez yang maju sebagai algojo mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Unggul jumlah pemain membuat Barca kian percaya diri dalam melakukan serangan. Pasukan Blaugrana pun kini tampil dominan dengan memperoleh 70 persen penguasaan bola. Barca memperoleh kesempatan mencetak angka saat pertandingan menginjak menit ke-78. Pemain muda Barca, Patric, melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Sayang, arah bola melebar di sisi kanan gawang Ajax. Gerard Pique nyaris membawa Barca menyamakan kedudukan pada menit ke-81. Berawal dari serangan balik cepat, Neymar mengirim umpan silang dari sisi kiri pertahanan Ajax. Sontekan Pique dari jarak dekat berhasil ditahan kiper Jesper Cillessen. Skor 2-1 bagi keunggulan Ajax bertahan hingga pertandingan berakhir. Susunan Pemain Ajax Amsterdam: Cillessen; Van Rhijn, Veltman, Moisander, Boilesen (Poulsen 35); Klaassen, Blind, Serero; Schoene (Denswil 50), Hoesen (Duarte 82), Fischer. Barcelona: Pinto; Puyol (Patri 68), Pique, Mascherano, Montoya; Xavi (Sergi Roberto 74), Song, Iniesta; Pedro, Fabregas, Neymar.
10 Pemain Ajax Amsterdam Bungkam Barcelona
BolaSkor - Selasa, 26 November 2013
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026