MichaelMichael Carrick (Getty Images)

Prestasi mengesankan itu adalah bukti paling jelas dari kemampuannya.

Tetapi, keraguan tentang pengalaman kepelatihannya tidak pernah sepenuhnya hilang.

Jajaran petinggi klub dan sebagian suporter masih khawatir bahwa Carrick akan menjadi versi baru dari Ole Gunnar Solskjaer, yang meraih banyak kesuksesan sebagai interim tetapi kemudian sangat mengecewakan saat diangkat menjadi permanen.

Karena itu pula, manajemen Manchester United telah memutuskan untuk menunda pengambilan keputusan akhir tentang pelatih untuk musim depan.

Meraih tiket ke Liga Champions jelas merupakan syarat yang diperlukan, tetapi performa dalam tiga pertandingan tersisa akan menjadi ujian penentu bagi Carrick.

Jika United bermain lesu, tanpa energi, dan gagal memenangkan ketiga pertandingan, situasi akan langsung berbalik melawan Carrick.

Dilema Carrick

Menghadapi tiga laga sisa, Carrick bisa saja memilih opsi aman dengan mempertahankan skuad saat ini.

Dia tentu bisa mengamankan hasil dalam tiga pertandingan terakhir dengan skuad saat ini.

Namun seperti dilansir BBC Sport, petinggi United berharap yang jauh lebih tinggi terhadapnya.

Mereka ingin melihat Carrick bereksperimen dengan berani dan menentukan gaya bermainnya untuk musim depan selama periode penting ini.

Dengan kata lain, manajemen sedang menunggu untuk melihat langkah-langkah taktis inovatif apa yang dimiliki Carrick.

Sebagai contoh, bagaimana Carrick akan membangun kembali dan mengoperasikan lini tengah tanpa kehadiran Casemiro.

Karena itu, tiga pertandingan terakhir bukanlah masa santai bagi Carrick.

Tiga pertandingan United berikutnya justru akan menjadi tolak ukur paling akurat untuk menguji Carrick, terutama menjaga semangat juang para pemain.