MohamedMohamed Salah (x/LFC)

Apa yang dituturkan Mo Salah melalui media sosial banyak direspons oleh pemain Liverpool, juga mantan rekan setimnya seperti Trent Alexander-Arnold.

Akan tapi tidak semua menyukainya, seperti beberapa pandit sepak bola yang menilai sikap Mo Salah arogan dan tidak menghargai Slot sebagai pelatih.

"Dia (Mo Salah) adalah sosok yang diidolakan oleh setiap penggemar Liverpool sejak ia mengenakan seragam merah, dan dia selalu memberikan hati, jiwa, dan segalanya untuk Liverpool, para penggemar Liverpool, dan Liverpool Football Club," kata Steven Nicol, eks Liverpool, kepada ESPN.

"Tetapi melakukan ini sekarang, tepat di akhir masa baktinya di Liverpool, saya pikir ini benar-benar gila."

"Dan saya tidak mengerti. Apakah dia marah? Apakah dia marah pada manajer? Maksud saya, ayolah. Saya tidak mengerti mengapa dia melakukan ini."

Pun demikian datang dari mantan pemain Liverpool lainnya, Jamie Carragher, yang menilai Mo Salah egois.

"Saya tidak terkejut. Saya sudah bilang ke semua orang, sesuatu yang lain akan terjadi sebelum akhir musim," imbuh Carragher.

"Dia akan menjatuhkan bom lain, sedikit seperti yang dilakukan Ronaldo saat meninggalkan Manchester United."

"Saya pikir itu mungkin akan terjadi setelah akhir musim ketika dia pindah, tetapi ternyata tidak."

"Kurang dari dua tahun yang lalu, saya menyebutnya egois karena melakukan wawancara, dan saya pikir itu masih berlaku lagi," urainya.