Pemain Persebaya merayakan gol yang dicetak Milos Raickovic ke gawang Malut United. (Persebaya.id)
Walau berhasil menang, Persebaya yang meraih cleansheet kesembilan musim ini, masih memiliki celah.
Tavares menyoroti beberapa momen miskoordinasi di pertahanan akibat transisi cepat dari Malut United.
Gawang Persebaya yang dikawal Andhika Ramadhani sempat bergetar. Meski sedikit berbau kontroversi, Dewi Fortuna masih berpihak pada mereka.
"Pertahanan sempat kurang optimal saat menghadapi serangan balik lawan di babak pertama. Lawan sempat mencetak gol, namun akhirnya dianulir oleh wasit," jelasnya.
Mantan pelatih PSM Makassar itu juga menilai bahwa kemenangan ini sangat krusial. Setelah melewati periode sulit, para pemain sangat membutuhkan suntikan kepercayaan diri.
Kebahagiaan yang terpancar dari wajah para pemain pasca laga adalah hal yang paling berharga.
Ia berharap hasil positif ini menjadi titik balik bagi Persebaya untuk kembali bersaing di papan atas klasemen.
“Saya melihat para pemain sangat senang dengan hasil ini, apalagi setelah dua pertandingan sebelumnya tidak berjalan baik. Secara mental, mereka memang membutuhkan momen seperti ini," tandasnya.
Selanjutnya, Persebaya akan berhadapan dengan rival abadinya, Arema FC (28/4). Pertandingan ini dialihkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, lantaran tak mendapat rekomendasi keamanan dari kepolisian Malang. (Arjuna Pratama)