Selain itu, Kurniawan meminta hal penting dari publik sepak bola tanah air. Ia berharap kekalahan ini tak membuat netizen menyudutkan para pemainnya.

Pelatih berusia 49 tahun itu menyadari bahwa kekalahan dalam laga "derby" seringkali memicu reaksi keras di media sosial.

Dia khawatir hal tersebut berdampak buruk pada psikologis pemain yang masih dalam masa pembentukan karakter.

Oleh karena itu, Kurniawan memohon agar masyarakat tidak memberikan tekanan berlebih. Perundungan yang didapatkan pemain di usia dini dapat mematikan karier mereka sebagai pesepak bola.

"Saya tetap menghargai kerja keras pemain dan saya mohon kita tetap support adik-adik kita ini karena mereka masih di bawah 17 tahun," tegasnya.

"Saya tidak mau kekalahan ini akhirnya menjatuhkan mental mereka karena usia tumbuh kembang ini masih sensitif," pungkas Kurniawan.

Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-17 harus bekerja ekstra keras di laga pamungkas kontra Vietnam (19/04). Namun, peluang mereka ke empat besar masih harus menunggu hasil laga antara Malaysia dan Timor Leste. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)