Timnas Futsal langsung meladeni permainan Iran sejak menit awal. Permainan terbuka saling menyerang tersaji di Indonesia Arena.

Iran mencetak gol melalui Hossein Tayebibidgoli pada menit ke-3. Iran unggul 1-0.

Timnas Futsal akhirnya membuat Indonesia Arena begemuruh di menit ketujuh, lewat gol balasan dari Reza Gunawan. Skor imbang 1-1.

Berjarak semenit kemudian, Israr Megantara membawa skuad Garuda membalikkan keadaan. Skor 2-1 untuk Indonesia.

Pada menit kesembilan, Israr kembali menambah pundi-pundi golnya yang membuat Indonesia memimpin 3-1.

Di babak kedua, Iran mendapatkan hadiah second penalti pada menit ke-16, lantaran Indonesia telah melakukan enam pelanggaran. Habiebie menjadi pahlawan dengan menggagalkan tembakan yang diambil oleh Salar Aghapour.

Iran memperkecil ketinggalan di menit ke-18 setelah mendapatkan tendangan bebas tidak langsung akibat kelalaian yang dilakukan Habiebie.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Gol dicetak gol Mahdi Karimi. Skor menjadi 2-3 masih untuk Indonesia.

Kemudian, Saeid Ahmad Abbasi melepaskan tembakan keras dari sisi lapangan yang tak mampu dijangkau oleh Habiebie di menit ke-23. Skor imbang 3-3.

Hanya berjarak satu menit, skuad Garuda kembali membalikkan keadaan lewat gol Samuel Eko. Timnas Futsal memimpin 4-3.

Mahdi Karimi mencatatkan gol keduanya di laga ini pada menit ke-37. Skor kembali imbang 4-4. Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada babak tambahan, Indonesia sempat kembali mencetak gol dan mengubah skor menjadi 5-4 lewat Israr.

Namun, Iran berhasil menyamakan kedudukan dengan skor 5-5. Pertandingan pun berlanjut ke adu tendangan penalti.

Di sini, Indonesia harus mengakui Iran dengan kekalahan tipis 5-4.

Ini membuat Iran 14 kali juara Piala Asia Futsal. Sedangkan ini merupakan tonggak sejarah bagi Timnas Futsal, yang pertama kali meraih posisi runner-up.