Meski masih sulit menang di kandang, di bawah komando Perreira sebenarnya Madura United mulai menunjukkan perubahan. Hanya saja masih perlu di poles agar lebih sempurna.
"Kurangnya ketenangan di momen krusial dan detail kecil yang kurang maksimal membuat hasil belum sesuai harapan. Sepak bola sering ditentukan oleh efektivitas, dan itu yang sedang kami benahi bersama," tegas Perreira.
Sementara itu, di putaran pertama lalu Madura United mampu menahan imbang Arema FC di Stadion Kanjuruhan. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)