BrajamustiBrajamusti membawa spanduk yang menunjukkan persaudaraan dengan The Jakmania. (X/InfokomJakmania)

Menutup pernyataannya, The Jakmania tetap menghormati keputusan akhir dari panpel PSIM yang memindahkan pertandingan kontra Persija ke Bali.

The Jakmania juga mengapresiasi upaya dari Brajamusti dan Mataram Independent (Maident) yang memperjuangkan pertandingan PSIM vs Persija tetap digelar di Bantul, meskipun pada akhirnya gagal.

"Kami tetap menghormati keputusan yang telah diambil namun berharap ke depan tidak ada lagi pertandingan yang harus dipindahkan atau digelar tanpa penonton karena ketidaksiapan dalam mengelola risiko yang seharusnya dapat diantisipasi bersama."

"Apresiasi sebesar-besarnya kepada Keluarga Besar Brajamusti dan Maident yang telah berusaha sekuat tenaga untuk melancarkan laga dapat diselenggarakan di Bantul. Semoga kita dapat kembali bersilaturahmi dan merayakan sepak bola dalam keadaan yang sebaik-baiknya."