JoanJoan Laporta (Getty Images)

Ditambahkan oleh Xavi, Laporta membatalkan transfer Messi karena ia tak mau ada pemain atau sosok yang dapat melawannya.

"Laporta mengatakan kepada saya secara langsung bahwa jika Leo kembali, dia akan berperang melawannya dan dia tidak bisa membiarkannya," imbuh Xavi.

"Dan kemudian tiba-tiba Leo berhenti menjawab panggilan saya karena dia telah diberitahu di ujung sana bahwa itu tidak mungkin dilakukan."

"Jadi saya menelepon ayahnya dan berkata, 'Ini tidak mungkin, Jorge,' dan dia berkata, 'Bicaralah dengan presiden'."

Xavi juga menegaskan ia membicarakan kebenaran untuk mengungkap kebohongan Laporta soal comeback Messi.

"Sekarang saya rasa saya tidak akan pernah kembali ke Barca," ucap Xavi.

"Saya sudah menyelesaikan masa saya sebagai pemain dan pelatih."

"Mulai sekarang, minat saya adalah mengatakan yang sebenarnya, dan Leo tidak datang ke Barca karena presiden tidak menginginkannya, bukan karena LaLiga atau karena Jorge Messi meminta lebih banyak uang – itu bohong."

"Justru presiden dan orang-orangnya yang mengatakan tidak kepadanya, bahwa dia tidak mampu, bahwa presiden memiliki semua kekuasaan dan Messi akan menyalahgunakan kekuasaan itu," pungkasnya.