Ada momen di babak kedua ketika keduanya gigih bertarung merebutkan bola, tarik-menarik baju hingga baju dalam Haaland robek.
Gabriel dan Haaland saling berdebat, mengadu kepala hingga satu momen terlihat Gabriel menanduk Haaland. Tetapi, wasit hanya memberi dua kartu kuning untuk kedua pemain.
Jika Haaland terjatuh, terguling-guling, maka Gabriel berpotensi menerima kartu merah. Akan tapi ia tak melakukannya karena ia melihatnya sebagai kontak yang biasa.
"Saya rasa jika saya jatuh ke lantai di sana, yang tidak akan saya lakukan kecuali seseorang benar-benar menyerang saya, mungkin itu akan menjadi kartu merah," kata Haaland dikutip dari Goal.
"Saya tidak yakin. Sejujurnya saya belum melihat situasinya, tetapi begitulah adanya. Saya tidak akan jatuh ke lantai semudah itu."
"Kartu kuning untuk saya, saya tidak tahu mengapa. Dia (Gabriel) mendekati wajah saya, begitulah adanya," terangnya.
Menurut penjelasan Premier League, Gabriel tidak dikartumerah karena tak melakukan tindakan agresif atau kekerasan.
"Keputusan wasit untuk tidak memberikan kartu merah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR – dengan tindakan Gabriel dianggap tidak terlalu agresif atau kasar," demikian pernyataan Premier League.