Aksi Florian Wirtz saat Liverpool bertandang ke markas PSG. (Liverpoolfc.com)
Liverpool, untuk kali pertama dalam kurun waktu enam tahun, gagal melepaskan satu pun sepakan tepat sasaran di Liga Champions.
Eks pemain yang kini jadi pandit sepak bola, Jamie Carragher, menilai Liverpool bermain bak tim divisi bawah.
"Rasanya seperti menonton tim dari divisi bawah," kata Carragher di acara CBS Sports Golazo.
"Sebenarnya itu hasil yang bagus untuk Liverpool, karena seharusnya (PSG) bisa, dan memang seharusnya, lima atau enam gol."
"Perbedaan kelas sangat mengkhawatirkan dari sudut pandang Liverpool. Bagaimana bisa sampai seburuk itu?"
"Manajer telah mencoba sesuatu tetapi dia salah besar secara taktik, bagaimana dia melakukannya," imbuh Carragher.
"Mereka sebenarnya lebih terbuka dengan formasi lima bek daripada dengan formasi empat bek karena mereka menerapkan man-to-man di seluruh lapangan, dan tiga bek tengah harus menutupi lebar lapangan."
"Tetapi, yang juga harus saya katakan adalah bahwa ini bukan hanya sistem Liverpool dan kesalahan taktik, PSG benar-benar luar biasa. Rasanya seperti menonton Barcelona asuhan Pep Guardiola," pungkas Carragher.