Event ini berada di bawah pengawasan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) dan diikuti atlet-atlet profesional dengan rekam jejak mentereng.
Banyak di antaranya merupakan juara SEA Games, PON, serta fighter yang pernah berlaga di organisasi besar seperti One Pride, Brave FC, hingga ONE Championship.
Sejak awal Umar memastikan event yang diselenggarakannya tidak memerlukan pertarungan antar selebriti atau influencer hanya untuk menyemarakkan acara.
"Sebagian fighter juga berasal dari TNI dan Polri. Yang jelas, tidak ada influencer atau artis. Semua adalah atlet profesional," tegas Umar.
Meski terjadi perubahan di susunan pertandingan akibat mundurnya Aziz Calim, Umar memastikan persiapan event sudah sangat matang dan tidak mengurangi kualitas pertarungan.
"Prime Kumite Championship 3 tetap berjalan sesuai rencana. Show must go on," ujarnya.