Dengan banyaknya kemungkinan yang terjadi, setelah Inter tersingkir dari delapan besar, Cristian Chivu tak mau banyak berspekulasi dan menegaskan Inter ingin menang di markas Dortmund - meski itu tak juga mudah.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu (Football-Italia)
"Kami akan memiliki mentalitas yang sama seperti biasanya, melangkah ke lapangan untuk menang dan mendominasi, lalu saat peluit akhir dibunyikan kami akan melihat di mana posisi kami," ucap Chivu dikutip dari Football-Italia.
"Borussia Dortmund memiliki tradisi yang kuat di Eropa, sebagai salah satu tim papan atas, dan jujur saja, hanya sedikit lawan yang berhasil menang di stadion ini."
"Kami berada di peringkat ke-14 klasemen, dan tujuan kami adalah finis di delapan besar. Besok kami akan menghadapi tim yang bagus."
"Kami akan mencoba melakukan yang terbaik untuk membawa pulang hasil yang baik," imbuhnya.
Niko Kovac, pelatih Dortmund, juga berpikir hal yang sama untuk mindset (pola pikir) timnya tanpa harus banyak berspekulasi.
"Ada begitu banyak kemungkinan hasil dan kombinasi, jadi saya tidak memikirkannya. Saya fokus pada pertandingan," tegas Kovac.
"Kami ingin menang apa pun yang terjadi, lalu kita lihat apa yang akan terjadi."
"Kualitas Liga Champions memang sangat tinggi. Besok kami akan bermain melawan tim yang sangat kuat yang telah mencapai final dua kali dalam tiga tahun terakhir," urainya.