Ruben Amorim (premierleague.com)
Pemecatan Amorim memicu pertanyaan, mengingat Man United berada dalam posisi yang bagus dalam merebutkan empat besar atau zona Liga Champions.
Terlebih, Amorim melakukannya dengan keterbatasan skuad yang pincang karena pemain-pemain tim utama banyak yang absen, skuad berisikan banyak pemain akademi.
Kendati demikian jika melihat 14 bulan perjalanan Amorim dengan Man United, sederet statistik buruk mewarnai dan dirangkum dari berbagai sumber, berikut statistik tersebut:
- Amorim memiliki persentase kemenangan rata-rata 38,71 persen, kedua terendah dari pelatih United lainnya sejak Sir Alex Ferguson gabung pada 1986.
- Di Premier League, rekornya buruk, dengan rata-rata kemenangan 31,9 persen dan catatan poin rata-rata 1,23 poin per laga, pelatih terburuk United.
- Statistiknya sangat buruk dibanding pendahulunya termasuk Erik ten Hag, David Moyes, Louis van Gaal, Ole Gunnar Solskjaer, dan Jose Mourinho.
- Musim lalu, Man United mengakhiri musim di urutan 15 Premier League dengan 42 poin (perolehan terburuk sejak 1973-1974) dan kalah di final Liga Europa.
- Di Premier League, Amorim miliki catatan ratio clean sheet terburuk (15 persen) dari pelatih United lainnya dalam sejarah.
- Man United-nya Amorim juga kebobolan rata-rata 1,53 gol per laga, catatan tertinggi untuk pelatih United di Premier League.
- Berdasarkan perolehan poin per laganya, Amorim punya catatan Premier League terburuk ketimbang Alan Pardew, Sam Allardyce, dan Garry Monk.