Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as)

Indonesia tertinggal 1-2 setelah pada partai ketiga pemain tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung tidak mampu mengimbangi permainan Ratchanok Intanon dan menyerah dua gim langsung 7-21, 15-21 dalam pertandingan berdurasi 32 menit.

Sejak awal laga, Gregoria berada dalam tekanan. Permainannya tidak berkembang pada gim pertama sehingga tertinggal jauh. Kondisi serupa terjadi pada gim kedua, ketika Intanon tampil dominan dan konsisten mengendalikan reli.

Keunggulan rekor pertemuan 10 kemenangan dari 13 laga sebelumnya membuat pemain Thailand tampil percaya diri untuk menutup pertandingan.

Pada partai keempat, ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus mengakui keunggulan Ornnicha Jongsathapornparn/Jhenicha Sudjaipraparat, 19-21 dan

Dengan hasil ini Tim Indonesia harus puas dengan raihan medali perak.

Hasil yang juga membuat Indonesia selalu dikalahkan Thailand pada final beregu putri di SEA Games 2019, 2021, 2023, dan 2025.

Sementara hasil ini memastikan Thailand mencatat quattrick medali emas pada beregu putri bulu tangkis SEA Games.